Warga Masih Keluyuran, DPRD: Pemkot Gagal Edukasi Masyarakat

Sabtu, 11 April 2020 11:28

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abd Wahab Tahir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Warga Kota Makassar diterpa isu hoaks akan lockdown selama tiga hari. Meski Hal ini sudah diklarifikasi pihak Pemkot Makassar bahwa hal tersebut tidak benar.

Akan tetapi, masyarakat terlanjur panik. Mereka tidak peduli lagi physical distancing, dan berlomba-berlomba membeli bahan pokok di pasar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesrat) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menilai, Pemkot Makassar gagal memberikan pemahaman bahayanya virus Covid-19 kepada masyarakat.

“Sunggu kasian ya, artinya Pemkot gagal mengedukasi warganya di tengah meningkatnya Covid-19 di Makassar”, kata Wahab, Jum’at (10/4/2020) malam.

Wahab mengatakan, beberapa ruas jalan di Kota Makassar masih ramai, seakan masyarakat tidak takut terhadap bahaya yang mengintai dari virus covid 19 tersebut.

Dirinya menekankan pentingnya menjaga physical distancing. “Karena, penting sekali mencegah dari pada mengobati”, tambah Wahab.

Menurut Wahab, Pemkot harus benar – benar menertibkan masyarakat dan memberikan pemahaman terkait bahaya virus Covid-19.

“Agar tidak ada lagi kejadian seperti ini, Pemkot harus bisa lebih tegas lagi, karena itu wewenannya dalam menertibkan”, terang Wahab.(ikbal/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI