Berdayakan UMKM, Tim Gugus Tugas Covid Maros Serahkan 100 APD

Minggu, 12 April 2020 17:38

FAJAR.CO.ID, MAROS — Tidak hanya memfungsikan rumah susun atau rusun sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien positif Orang Tanpa Gejala (OTG), tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Maros mulai memanfaatkan alat pelindung diri (APD) produksi lokal buatan warga Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Minggu, 12 April.

Ada sekitar 100 buah APD yang diserahkan Sekretaris Kabupaten Maros Andi Davied Syamsuddin, yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros.

Sehingga secara resmi APD buatan lokal ini resmi digunakan oleh tim gugus tugas covid-19 kabupaten Maros.

Meski APD lokal ini belum masuk standar Kementerian Kesehatan, namun APD ini dapat digunakan oleh surveilans dan juga tim kesehatan yang turun langsung ke masyarakat untuk melakukan screening.

Ketua tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan APD ini diperuntukkan bagi tim di lapangan, sehingga diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros.

“Karena mereka yang turun langsung ke masyarakat menyerahkan bantuan dan melakukan penyemprotan disinfektan di daerah terutama daerah yang masuk zona merah,” jelasnya.

Selain pemanfaatan APD lokal ini, tim gugus tugas juga menyerahkan 200 masker ke Dinas Perikanan.

Masker ini akan diberikan kepada penjual ikan di tempat pelelangan ikan, mengingat tempat pelelangan ikan merupakan tempat berkumpulnya masyarakat bertansaksi jual beli. “Jadi kita mewajibkan penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk memakai masker,” ungkapnya.

Komentar