Kisah WR Supratman Saat Jadi Guru Sekolah Pribumi

Minggu, 12 April 2020 13:45

W. R. Supratman Pengubah Indonesia Raya

TAk ingin diangkat jadi pegawai negeri, WR Supratman malah jadi guru. Mengajar kaum pribumi Makassar kala itu.

Laporan: RIDWAN MARZUKI

FAJAR.CO.ID –– Kakak sulung dan ipar Supratman, Roekijem Soepratijah dan Sersan Willem Mauritius (WM) van Eldik (suami Roekijem), merestui langkah adiknya itu.

Dengan sejumlah ijazah di tangan, Supratman memiliki kelebihan dibandingkan pemuda lain. Termasuk ijazah kursus Bahasa Belanda. Akhirnya, ia diangkat menjadi guru bantu (hulp onderwijzer).

“Di Makassar dahulu sekolah dibedakan. Ada sekolah pribumi dan sekolah Belanda yang elite dan tertutup,” kata Nasir, petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Makassar.

Supratman langsung ditugaskan untuk mengajar di salah satu sekolah dasar pribumi di Makasar. Karena pandai membawa diri, ia sangat disukai. Baik oleh rekan-rekannya sesama guru maupun oleh anak-anak didiknya.

Terhadap rekan-rekannya ia selalu bersikap rendah hati. Terhadap anak-anak didiknya ia bersikap ramah dan sabar bila mengajar. Dalam menunaikan tugasnya sebagai seorang pendidik, ia memperlihatkan disiplin yang tinggi.

Bila tugas rutin telah diselesaikan, perhatian terarah kembali ke dunia musik yang dengan sadar telah amat dicintainya sebagai salah satu kebutuhan hidupnya. Dari tahun ke tahun, Supratman terus-menerus berusaha memperdalam pengetahuannya pada bidang seni musik.

Secara sistematis berusaha meningkatkan kemahirannya sebagai seorang pemusik, khususnya sebagai pemain biola. Berkat disiplinnya dalam membagi waktu, ia berhasil menjadi seorang pendidik, guru yang baik, dan sekaligus menjadi pemusik yang mahir.

Komentar


VIDEO TERKINI