Kisah WR Supratman Saat Jadi Guru Sekolah Pribumi

Minggu, 12 April 2020 13:45

W. R. Supratman Pengubah Indonesia Raya

Bila tugas rutin telah diselesaikan, perhatian terarah kembali ke dunia musik yang dengan sadar telah amat dicintainya sebagai salah satu kebutuhan hidupnya. Dari tahun ke tahun, Supratman terus-menerus berusaha memperdalam pengetahuannya pada bidang seni musik.

Secara sistematis berusaha meningkatkan kemahirannya sebagai seorang pemusik, khususnya sebagai pemain biola. Berkat disiplinnya dalam membagi waktu, ia berhasil menjadi seorang pendidik, guru yang baik, dan sekaligus menjadi pemusik yang mahir.

Pada 1920, tatkala musik jaz berkembang pesat di kawasan Hindia Belanda sehingga menjadi “musik pop”, van Eldik mendirikan sebuah kelompok jaz yang dinamai Black White Jazz Band.

“Pemberian nama Black White yang bermakna hitam putih itu melambangkan kerja sama atau hubungan akrab antara yang bule dan yang sawo matang,” tulis Bambang Sularto dalam bukunya, Wage Rudolf Suprtaman.

Dalam Black White Jazz Band yang terdiri dari enam pemusik itu, Supratman memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kemampuannya sebagai violis.

Bagikan berita ini:
4
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar