Pasar di Bone Kembali Dibuka, Dibatasi dan Dijaga Ketat Babinsa

Minggu, 12 April 2020 12:26

Pemerintah Desa Turu Cinnae bersama Babinsa Koramil Lamuru membagikan masker kepada pengendara Minggu (12/4/2020). (FOTO...

FAJAR.CO.ID, BONE — Pasar di Bumi Arung Palakka dibuka kembali. Hanya melayani sembako saja. Itu pun dibatasi. Hanya sampai pukul 10.00 Wita.

Di Pasar Muttiara, Desa Turucinnae, Kecamatan Lamuru sudah beroperasi kembali setelah dua pekan ditutup lantaran pandemi covid-19 atau wabah corona.

Namun, orang yang ke pasar haruslah memakai masker. Jika tidak pakai disuruh pulang. Serta pembeli dan penjual harus menjaga jarak.

“Kebijakan pemerintah daerah, pasar itu tidak boleh ditutup. Dibatasi. Artinya orang yang tidak berkepentingan di pasar nda usah datang. Kemudian jaga jarak. Jangan sampai ekonomi itu lumpuh,” kata Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle Minggu (12/4/2020).

Kepala Desa Turu Cinnae, Andi Nurdin membagikan masker khusus untuk warga desanya saja. Para warga yang datang di pasar, namun tidak memiliki masker langsung dibagikan.

“Kami menyiapkan 3.000 masker untuk warga yang kita bagikan langsung,” ucapnya.

Dia pun memantau terus pasar yang berada di wilayahnya itu. Dia keliling mengecek. Setiap saat dipantaunya bersama aparat pemerintah desa. “Kita harus keliling pantau terus pasar. Menyampaikan pembatasan jarak. Dan pasar juga harus ditutup setelah pukul 10.00 Wita,” tambahnya.

Setelah penutupan pasar pemetintah desa, dan gugus tugas yang berposko di perbatasan Bone Soppeng langsung melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh pasar. “Kami melakukan penyemprotan disinfektan sehari sebelum pasar, dan setelah pasar berlangsung,” sambung kepala desa dua periode itu.

Komentar


VIDEO TERKINI