Tanya Harga Kante, Madrid Pening Chelsea Sebut Rp1,5 Triliun

Minggu, 12 April 2020 17:52

N'golo Kante/Mike Hewitt/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Rumor transfer yang menghubungkan N ‘Golo Kante dengan Real Madrid memaksa Chelsea bersiap. Ketika Los Blancos bertanya harga sang pemain, The Blues kabarnya langsung menyebut angka 90 juta euro ataus ekitar Rp1,5 triliun.

Kante menjadi subjek minat raksasa Spanyol hanya setahun setelah mereka berhasil membajak Eden Hazard. Musim panas lalu, Madrid memboyong Hazard ke Bernabeu dengan harga 100 juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun.

Madrid mulai memburu Kante setelah muncul diklaim bahwa sang gelandang kehilangan kepercayaan pada kemampuan Chelsea untuk menjadi penantang gelar Liga Premier dan bahwa Kante memang bermimpi menjadi pemain Real.

Diario Madridista kemudian melaporkan bahwa Zinedine Zidane sangat ingin membawa rekan senegaranya ke Madrid ketika jendela musim panas terbuka. Dan media sama mengklaim Chelsea telah menanggapi minat itu dengan memasang harga yang sangat tinggi. Menurut laporan itu, Chelsea meminta antara 80 juta euro hingga 90 juta euro.

Diario Madridista menyebut, harga tinggi sengaja dipasang Chelsea untuk pemain berusia 29 tahun itu untuk menghalangi Real untuk bergerak lebih jauh. Laporan itu mengklaim bahwa harga yang diminta kemungkinan berada di luar kisaran harga Chelsea.

Tak hanya harga yang akan membuat Madrid pening, mereka juga masih harus memikirkan upah gelandang Prancis itu. Chelsea kabarnya sedikit lega dengan hal ini sebab mereka memberi paket upah £ 280.000 per minggu yang melampaui apa ditawarkan oleh Real.

Karena kemungkinan besar sulit mendapatkan Kante, bos Los Blancos mulai mempertimbangkan gelandang Napoli, Fabian Ruiz. Selain itu, nama Alvaro Torres juga masuk dalam daftar belanja Real Madrid.

Mantan pemain Chelsea, Gus Poyet berbicara kepada Goal menyebut bahwa langkah klub London itu mempertahankan Kante sangat tepat. Menurutnya, eks pemain Leicester City masih menjadi tulang punggung lini tengah Chelsea.

“Dalam pertandingan yang sangat penting Lampard memainkan Kante, Jorginho dan (Mateo) Kovacic hingga bulan lalu. Mereka adalah tiga pemain paling berpengalaman yang bermain di bawah Sarri tetapi sekarang mereka bermain dengan lebih banyak kebebasan, terutama Jorginho yang memiliki lebih banyak kemungkinan untuk bergerak ke samping dan ke depan. Tahun lalu, dia sangat statis,” ujarnya dikutip dari TEAM Talk.

Di tahun pertama Kante, Poyet menegaskan dirinya mengumumkan kepada publik bahwa dia adalah gelandang tengah terbaik di dunia. “Setelah musim sebelumnya sebagai nomor delapan di posisi yang berbeda itu, kami kehilangan betapa pentingnya dan uniknya dia sebagai pemain,” ujarnya.

“Aku harap dia bisa kembali ke sana. Di posisi terbaiknya, dia unik dan tidak ada banyak pemain yang bisa memberi Anda apa yang bisa dia lakukan sekarang,” tegasnya. (amr)

Komentar