370 Perusahaan Tutup di Kota Palopo, 67 Karyawan Kena PHK

Senin, 13 April 2020 11:04

FAJAR.CO.ID, FAJAR– Penyebaran virus corona (Covid-19) berdampak langsung terhadap perekonomian daerah. Banyak perusahaan yang bangkrut dan menutup usaha sehingga pekerja juga ikut dirumahkan atau putusn hubungan kerja (PHK).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Palopo, Kodrat membenarkan adanya perusahaan turup dan karyawannya ikut di PHK.

”Data yang ada, jumlah perusahaan yang tutup sebagian dan tutup total mencapai 370 usaha,”kata Kodrat kepada Fajar.co.id, Minggu (12/4/2020).

Perusahaan ini mengalami bangkrut akibat adanya pemelahan ekonomi setelah penyebaran virus corona di Kota Palopo. Bisnis yang dikelola perusahaan tidak mampu menghasilkan pendapatan.

Banyak karyawan perusahaan di Palopo yang dirumahkan. Jumlahnya mencapai 989 orang. Sementara yang mengalami pemutusan hubungan kerja mencapai 67 orang. Mereka adalah bekerja di usaha formal dan karyawan informal.

Menurutnya, karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja dan karyawan dirumahkan ini tidak mendapatkan komnpensasi atau pesangon.

”Kita hanya mendata dan dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel. Kita belum atau apakah mereka hanya didata atau ada kebijakan selanjutnya, ”paparnya. (shd/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI