Godin Ingin ke MU, Kjaer Berharap Tetap di Milan

Senin, 13 April 2020 09:57

Diego Godin/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Bek andalan timnas Uruguay, Diego Godin diperkirakan akan meninggalkan Inter Milan musim panas ini. Raksasa Premier League Inggris, Manchester United atau Tottenham Hotspur diklaim sebagai tujuan yang paling masuk akal. Godin bergabung sebagai agen gratis dari Atletico Madrid pada Juli 2019. Namun, ia kesulitan beradaptasi dengan sistem tiga pertahanan yang diterapkan pelatih Inter, Antonio Conte. Tak heran, ia harus berbagi waktu bermain dengan Alessandro Bastoni. Tuttosport melaporkan, pemain berusia 34 tahun itu sudah mempertimbangkan rencana untuk melanjutkan karier di Liga Premier. United menjadi favorit tujuan Godin. Tapi, Manajer Tottenham, Jose Mourinho juga tertarik pada bek tajam itu. Sementara itu, Pemain internasional Denmark, Simon Kjaer menegaskan ingin tinggal lebih lama di Milan. Mantan bek tengah Atalanta itu datang ke Diavolo pada Januari, dengan status pinjaman dengan opsi untuk membeli dari Sevilla, dan ia dengan cepat memantapkan dirinya di susunan pemain utama Milan di bawah Stefano Pioli. Sekarang Kjaer mengakui bahwa mimpinya adalah melanjutkan kerja sama dengan Rossoneri dan memperpanjang masa tinggalnya di ibukota mode itu. “Impian saya adalah tetap di Milan dan ketika saatnya tiba, kami akan membicarakannya dengan klub,” katanya kepada Corriere dello Sport.

Kjaer sendiri mengaku terus berlatih meskipun saat ini harus menjalani karantina. “Aku masih bekerja untuk tetap di Milan, bahkan jika kita tidak bermain. Saya berusaha meningkat diri, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental,” jelasnya dikutip dari Football Italia. Ia lantas menjelaskan alasan kegagalannya di Bergamo ketika dipinjam Atalanta. Pemain berusia 31 tahun itu mengaku masalahnya adalah taktis. “Saya tidak punya apa-apa untuk membuktikan diri, saya selalu sangat penuh perhatian dan profesional. (Pelatih La Dea, Gian Piero) Gasperini jelas dengan saya, masalahnya taktis,” ungkapnya. Sementara di Milan, ia bisa menyesuaikan diri dengan baik. “Pioli memberi saya kepercayaan diri; dia banyak berbicara kepada saya. Dia bertanya kepada saya bagaimana lebih baik dalam memainkan saya dan dengan pelatih seperti itu, itu mudah,” tandasnya. (amr)

Komentar