Konflik TNI-Polri di Papua, TB Hasanuddin: Itu Melukai Hati Rakyat

Senin, 13 April 2020 15:40

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Senin (13/4) memberi penghormatan terakhir saat pelepasan tiga jenazah anggota Pol...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengecam pertikaian yang melibatkan aparat keamanan, yakni anggota TNI dengan Polri terjadi di Distrik Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Minggu (12/4/2020) pagi.

Bentrokan antara anggota Polres Mamberamo Raya dengan Satgas Yonif 755 terjadi karena ada kesalahpahaman, akibatnya tiga anggota Polres Memberamo Raya tewas setelah mengalami luka tembak.

Menurut Hasanuddin, insiden ini menimbulkan keprihatinan semua pihak. Apalagi terjadi di tengah-tengah perjuangan bangsa Indonesia melawan pandemi Covid-19.

“Insiden ini benar-benar melukai hati rakyat, apalagi dilakukan oleh institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan pembela bangsa kok malah berseteru. Sungguh memalukan,” ujar TB Hasanuddin dalam rilisnya (13/4/2020).

Politisi dari Fraksi PDI – Perjuangan ini sangat menyesali kejadian ini apalagi hingga menelan korban jiwa. Menurutnya, kejadian ini seharusnya tidak terjadi bila semua pihak menahan diri.

“Saya berharap para komandan Satuan Bawahan seperti Komandan Kompi dan Komandan Peleton dari dua kesatuan lebih dekat lagi dengan anak buahnya. Pengawasan langsung dari para perwira lapangan sangat menentukan. Saat-saat seperti ini sangat dibutuhkan persatuan dan kesatuan dari semua elemen bangsa, terlebih TNI dan Polri,” ujar Hasanuddin.

Bagikan berita ini:
10
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar