Lazio Marah Ronaldo Latihan di Portugal, Takut Juventus Scudetto, Ya?

Senin, 13 April 2020 12:30

Cristiano Ronaldo diberitahu bahwa dia tidak memiliki izin khusus untuk berlatih. (Helder Santos / Aspress / Global Imag...

FAJAR.CO.ID, ROMA—Sesi latihan rahasia Cristiano Ronaldo selama lockdown virus corona di Portugal, membuat kubu Lazio marah. Pihak Lazio mengklaim apa yang dilakukan superstar Juventus itu menunjukkan favoritisme terang-terangan.


Lazio dan Juventus hanya terpaut satu angka di klasemen Serie A musim ini. Saat ini, pemain Lazio seluruhnya dipaksa untuk tinggal di dalam rumah di Italia. Sebaliknya, beberapa pemain Juventus kembali ke negaranya, termasuk Ronaldo yang kemudian kedapatan berlatih di stadion nasional Madeira, akhir pekan lalu.

Pemerintah setempat sudah memperingatkan Ronaldo atas perilakunya dan sekarang Direktur Komunikasi Lazio, Arturo Diaconale ikut mengecam bintang Juventus itu. Menurutnya, Ronaldo sudah mendapatkan perlakuan istimewa yang mestinya tidak layak dalam situasi saat ini.

“Posisi Lazio selalu kembali bermain sepak bola dalam suasana yang aman. Jika Perdana Menteri mengatakan bahwa kami dapat kembali ke pelatihan setelah 3 Mei, kita semua akan mulai mengatur untuk itu,” kata Diaconale kepada Radiosei.

“Tapi kesan yang saya miliki adalah ada favoritisme. Saya merujuk pada klub-klub di mana para pemain mereka diizinkan untuk bepergian ke luar negeri, yang sekarang akan kembali dan melakukan periode karantina untuk kembali berlatih pada saat yang sama dengan yang dilakukan oleh Lazio,” lanjutnya.

Menurutnya, Lazio berusaha mengikuti semua aturan yang berlaku. Namun, pemain klub lain melakukan hal sebaliknya. “Perbedaannya adalah kita mengikuti aturan dan tinggal di rumah, tidak seperti yang lain; Saya telah melihat video dari Portugal yang menunjukkan beberapa gambar luar biasa dari Cristiano Ronaldo yang berlatih di lapangan sepakbola,” sesal Diaconale dikutip dari Metro.

Diaconale menegaskan, selaku pemain profesional, Ronaldo melakukan hal benar dengan berlatih. Hanya saja, momentumnya salah. Dan itu menurut Diaconale jelas akan menguntungkan bagi Juventus ketika kompetisi kembali bergulir.

“Yang lain bisa berlatih dengan nyaman di luar negeri tanpa batasan, sementara kami tidak diizinkan melakukan hal yang sama di Italia. Saya tidak mengatakan itu salah, karena atlet profesional harus tetap bugar. Saya hanya mengatakan bahwa mereka diberi keuntungan pergi keluar selama karantina. Tetapi saya tidak ingin membuat lebih banyak kontroversi,” tegasnya.

Ia pun menegaskan bahwa ini menjadi bukti ada pihak-pihak yang diistimewakan. “Lazio pantas dihormati. Kami terus-menerus menghadapi hal-hal yang bertentangan dengan kami,” kunci Diaconale.

Ronaldo sebelumnya sudah diperingatkan oleh Sekretaris Kesehatan Madeira, Pedro Ramos. Ia mengatakan, sebagai bintang besar, Ronaldo harus memberi contoh baik. “Ronaldo tidak memiliki izin khusus untuk berlatih. Cristiano Ronaldo memiliki hak untuk berlatih selama dia menghormati aturan seperti semua warga negara, tidak ada hak istimewa,” ujar Ramos. (amr)

Komentar