Moskow Tuding AS Sembunyikan Sejarah Yuri Gagarin

Senin, 13 April 2020 15:16

Kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin.

FAJAR.CO.ID, MOSKOW –– Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyebarkan disinformasi dengan tidak menyebut astronot atau Rusia menyebutnya kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin. Dalam unggahan Facebook tentang Hari Internasional Penerbangan Luar Angkasa Manusia, AS menghilangkan nama kosmonot itu.

“Kami mengingatkan rekan-rekan kami dari Departemen Luar Negeri AS bahwa orang pertama di luar angkasa adalah seorang astronot Soviet, namanya Yuri Alekseevich Gagarin,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Protes itu berdasarkan dari keputusan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 2011. PBB telah mengumumkan peringatan tahunan yang diadakan pada peringatan misi satu-orbit tunggal yang menjadikan Gagarin orang pertama di luar angkasa pada 12 April 1961.

Tapi, sebuah unggahan di halaman Departemen Luar Negeri mencatat bahwa penerbangan luar angkasa berawak pertama terjadi 59 tahun yang lalu pada Ahad (12/4). Hanya saja, lembaga itu tidak menyebutkan nama orang yang melakukannya.

Gagarin dan Fidel Castro pada 1961.

“Tidak memperhatikan ini adalah informasi yang salah dan trik dasar dari era post-truth,” kata kementerian Luar Negeri Rusia melalui akun media sosial Twitter dan Facebook.

Orbit solo Gargarin di Bumi yang berdurasi 108 menit adalah pencapaian besar dalam membangun ruang angkasa antara Uni Soviet dan AS. Pencapaian itu pun menjadikan Gagarin menjadi selebritas internasional.

Komentar


VIDEO TERKINI