Merasa Dizalimi di Barcelona, Rakitic: Itu Sangat Menyakitkan

Senin, 13 April 2020 20:28

Ivan Rakitic/Getty Images

FAJAR.CO.ID, BARCELONA—Gelandang Barcelona, mencurahkan perasaannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Mundo Deportivo. Pemain internasional Kroasia menganggap dirinya tidak diperlakukan dengan adil di Camp Nou pada era Ernesto Valverde.

Rakitic yang terus menerus menjadi subjek gosip transfer mengatakan bahwa bisa bermain di Camp Nou adalah “sempurna”. Namun, di putaran pertama musim ini, Rakitic mengakui sangat tidak nyaman dan ia secara terbuka mengakui terkejut dengan situasi itu.

“Yang saya inginkan adalah menikmati  dan membantu tim. Saya memiliki bagian pertama yang sangat aneh musim ini, sangat tidak nyaman dan mengejutkan bagi saya. Tetapi dari sana saya harus belajar beberapa hal dan meningkat. Kadang-kadang terjadi hal-hal yang tidak Anda pahami,” jelasnya. Ditanya apakah dia telah menerima penjelasan, mengapa dia tiba-tiba beralih dari pemain kunci menjadi cadangan di belakang Arthur dan Frenkie de Jong, Rakitic menjawab: “Tidak. Mereka belum bisa memberi saya penjelasan atau sesuatu yang konkret.”

“Semua orang mengatakan kepada saya bahwa hal-hal terjadi dalam sepakbola yang Anda tidak mengerti, bahwa Anda harus maju. Yang paling menyakitkan saya adalah tidak bermain atau caranya (itu dilakukan),” lanjutnya.

Ia mengklaim, tahun lalu adalah musim terbaik dari enam musim yang ia miliki di Barcelona. Makanya, ia mengaku sedikit kecewa. “Saya merasa terganggu dengan cara (saya dijatuhkan), seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

“Saya sangat terkejut, saya tidak memahaminya, tetapi saya akan menerimanya karena apa yang saya inginkan adalah yang terbaik untuk tim, rekan tim saya dan klub. Hasilnya bukan yang terbaik dan saya tidak dihitung (oleh pelatih), dan itu sangat menyakitkan saya,” sambungnya.

Lalu bagaimana dengan rumor yang berkembang bahwa ia akan dilepas musim panas nanti? Mantan kapten Sevilla itu mengaku berharap bisa tetap menyelesaikan kontraknya. Tapi, jika memang ia sudah tidak dibutuhkan, ia siap membicarakannya.

 “Semoga saya bisa menyelesaikan tahun kontrak ini. Jika tidak bisa, kami akan duduk bersama, tetapi sekarang hal yang paling penting adalah berada di puncak dan menyelesaikan musim dengan cara terbaik. Maka semuanya akan dianalisis, tetapi ide saya adalah mengakhiri kontrak (yang berakhir pada 2021),” jelasnya.

Apakah ia merasa telah menjadi korban karena tidak mengikuti rencana klub musim panas lalu yang berusaha melihat Neymar kembali ke Catalonia atau menjadikan dia alat barter untuk pemain depan Juventus, Federico Bernardeschi? “Mungkin memang demikian, (atau) mungkin tidak,” ujar Rakitic.

Rakitic mengatakan, ia hanya butuh kejujuran. “Jika mereka ingin aku pergi ke tim lain, di mana pun, aku ingin diberitahu. Sama seperti Anda dan saya berbicara sekarang. Saya telah menunjukkan dalam lima tahun sebelumnya bahwa Anda selalu dapat mengandalkan saya,” tegasnya.

“Tentunya saya telah melakukan banyak bantuan untuk kolega dan pelatih, dan saya telah menunjukkan bahwa Anda selalu dapat mengandalkan saya, dan jika itu alasannya, itu akan lebih menyakitkan,” pungkasnya dikutip dari Forbes. (amr)

Bagikan berita ini:
7
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar