Perlu Aplikasi Pembukuan Digital UMKM? Ini Solusinya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID-- Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) memang memiliki peran sangat penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah unit usaha UMKM dibandingkan dengan bisnis berskala besar, serta banyaknya tenaga kerja yang dapat diserap oleh UMKM.

UMKM juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini masih bergerak di level 5%. UMKM dianggap mampu menopang ekonomi bangsa ditengah gonjang-ganjing situasi ekonomi global.

Namun dengan peran dan peluang besar yang dimiliki UMKM, perkembangannya saat ini masih belum optimal, sehingga pertumbuhannya perlu diakselerasi, salah satunya dengan mendorong para pelaku UMKM untuk bisa go online dengan cara memanfaatkan internet, termasuk aplikasi digital, untuk mengembangkan bisnis mereka.

Pandangan positif dari banyak pihak meyakini bahwa produk-produk UMKM lokal bisa berjaya di pasar global. Tetapi, jumlah UMKM yang sudah go online saat ini masih relatif sedikit dibandingkan dengan jumlah keseluruhannya.

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, dari total sekitar 60 juta UMKM yang ada di Indonesia, baru sekitar 9.4 juta UMKM yang go online. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM beserta Kementerian Kominfo, telah menargetkan untuk meng-online-kan 8 juta UMKM sampai dengan tahun 2020 ini.

Dengan banyaknya peluang yang terbuka lebar untuk kemajuan UMKM di Indonesia, seberapa mampukah mereka untuk dapat menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka secara profesional di tengah persaingan yang semakin ketat?

Berkembangnya sebuah bisnis berawal dari manajemen keuangan yang baik. Pengelolaan keuangan usaha yang baik berarti Anda mengetahui setiap pergerakan arus kas dan dapat mengontrol pengeluaran uang agar usaha Anda tidak mengalami kerugian.

Caranya mudah, Anda hanya perlu rajin mencatat setiap transaksi keuangan yang dilakukan, baik itu penjualan, pembelanjaan modal, pelanggan yang berhutang, dan pembayaran tempat sewa. Namun pada kenyataannya, hal ini belum tentu mudah untuk dijalankan jika semua dilakukan secara manual, tidak sistematis, ataupun tidak terintegrasi.

Lalu, di zaman serba digital ini, bagaimana UMKM yang sudah go online dapat memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pembukuan? Solusinya adalah dengan penggunaan aplikasi digital. Penggunaan Aplikasi Digital untuk memudahkan Pembukuan UMKM

Saat ini telah tersedia BukuKas, aplikasi pengelolaan keuangan digital yang aman, mudah, dan gratis untuk membantu Anda para pelaku usaha untuk mengelola dan memantau penjualan, pengeluaran, hutang piutang dan keuntungan melalui smartphone Anda.

Sebagai aplikasi pembukuan gratis yang sudah dapat diakses sejak November 2019, BukuKas telah membantu lebih dari 150,000 UMKM di seluruh Indonesia.

Aplikasi ini akan memudahkan Anda memonitor transaksi keuangan, menyusun laporan keuangan secara otomatis, dan mengetahui keuntungan usaha Anda setiap saat, sehingga bisnis Anda jadi lebih berkembang.

Fitur-fitur di BukuKas membantu untuk mengelola keuangan usaha Anda dari mulai pencatatan hingga pembuatan laporan keuangan. Anda akan terbebas dari rumitnya hitung-hitungan manual, karena transaksi keuangan bisnis dapat dikelola secara otomatis sehingga meminimalisir kesalahan.

Anda jadi punya lebih banyak waktu untuk mengelola usaha secara efisien. Selain itu, yang paling penting, data Anda aman tersimpan dengan aplikasi ini.

Berikut adalah beberapa fitur yang terdapat dalam BukuKas:

1.Laporan Keuangan

Fitur ini digunakan untuk memonitor performa usaha Anda secara periodik, baik itu harian, mingguan maupun bulanan. Tersedia 3 jenis laporan keuangan yang dapat Anda unduh dan cetak sesuai dengan kebutuhan.


2.Catatan pemasukan

Dengan fitur ini, Anda bisa mencatat transaksi penjualan secara detil dan melengkapinya dengan informasi rinci seperti modal pembelian barang, jenis barang, foto bon, metode pembayaran dan keperluan transaksi.

3.Catatan pengeluaran

Fitur ini membantu Anda untuk mencatat pengeluaran secara detail agar pengeluaran terkontrol. Lengkapi juga catatan Anda dengan informasi rinci seperti foto bon, metode pembayaran dan keperluan transaksi.

4.Hutang Piutang

Anda bisa mencatat transaksi utang piutang bisnis Anda secara detail agar pembayarannya terkontrol. Gunakan fitur kirim Pengingat Pembayaran Hutang via WhatsApp agar pelunasan tepat waktu.

5.Multibook

Jika Anda mengelola lebih dari satu jenis usaha, fitur Multibook ini akan sangat membantu, karena dapat mengelola catatan pembukuan transaksi keuangan beberapa usaha Anda di pembukuan terpisah. Anda juga bisa mendapatkan laporan keuangan terpisah untuk setiap usaha Anda.
6.Kartu Nama Digital

Anda bisa memiliki kartu nama digital bisnis Anda sendiri untuk memudahkan promosi usaha Anda ke pelanggan. Kartu Nama digital ini dapat dibagikan lewat chat WhatsApp dan media sosial.

Dengan BukuKas, Anda bisa memantau kesehatan finansial usaha Anda dan membantu menemukan celah yang bisa mempengaruhi perkembangan bisnis Anda, sehingga selanjutnya Anda bisa menyusun strategi yang tepat agar bisnis Anda maju. Aplikasi catatan keuangan BukuKas ini sudah bisa di-download dari Google Play Store.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan