Preman Tinju Wajah Dokter yang Tangani Corona, Langsung Dipenjara 6 Bulan

Senin, 13 April 2020 20:55

Ilustrasi/NYpost

FAJAR.CO.ID, NEWPORT—Seorang preman dipenjara selama enam bulan karena meninju wajah dokter di rumah sakit di mana setengah dari staf A&E sedang sakit. Saat itu, sang dokter tengah merawat pasien virus corona.

Gareth Rudge, 34, menyerang petugas medis di departemen Kecelakaan dan Darurat (A&E) Rumah Sakit Royal Gwent di Newport – tempat separuh staf A&E terjangkit virus tersebut. Anggota staf NHS yang bersangkutan dipuji karena meneruskan shiftnya setelah diserang.

Rudge, tanpa alamat tetap, ditangkap di rumah sakit setelah menyerang dokter sekitar pukul 12.50 pagi hari Jumat, 10 April waktu setempat. Dia mengaku bersalah atas penyerangan dengan memukuli seorang pekerja darurat di Pengadilan Magistrates Cardiff pada hari Sabtu.

Dalam waktu 36 jam setelah serangan itu, dia telah dipenjara selama enam bulan pasca sidang darurat. Polisi Constable Sam Louros yang berutgas menangani kasus itu mengatakan sangat kagum dengan sang dokter.

“Dokter bekerja di tengah pandemi, membantu mereka yang ada di masyarakat kita yang sangat membutuhkan bantuan medis. Dia diserang ketika menjalankan tugas publiknya dan meneruskan shiftnya setelah insiden itu, merawat mereka yang membutuhkannya,” katanya dikutip dari Metro.

Louros menambahkan bahwa penyerangan terhadap pekerja layanan darurat tidak boleh ditoleransi. “Personnel layanan darurat bekerja untuk melindungi dan membantu mereka yang membutuhkan – bukan untuk diserang,” tegasnya. (amr)

Bagikan berita ini:
9
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar