Ribuan Karyawan Dirumahkan, Guru Besar Sosiologi UNM : Kemiskinan Bisa Meningkat

Senin, 13 April 2020 10:46

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini mengakibatkan ribuan karyawan harus dirumahkan untuk sementara waktu. Bahkan sudah ada laporan karyawan di PHK.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar menyampaikan jumlah karyawan dirumahkan akibat pandemi corona terus bertambah. 70 persen di antaranya didominasi dari sektor perhotelan.

Menanggapi hal tersebut, Guru besar bidang ilmu sosiologi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Jumadi mengatakan, kondisi termasuk bisa menimbulkan banyak dampak sosial.

“Dengan mewabahnya Covid-19, maka tentunya akan membawa berbagai dampak dalam kehidupan manusia, bukan hanya ekonomi tetapi juga dampak sosial,” ujarnya, Senin(13 /4/2020)

Menurut Prof Jumadi, para pekerja atau buruh yang dirumahkan akan berdampak pada menurunnya tingkat kesejahteraan pendapatan. Bahkan, bisa meningkatkan kriminalitas.

“Pada bagian lain semakin tingginya biaya sosial dapat berdampak pada tingginya angka kemiskinan. Menurunnya produktivitas kerja, meningkatnya konflik dalam masyarakat dan meningkatnya angka kriminalitas termasuk menurunnya tingkat kesehatan masyarakat,” terangnya.

Pelaku usaha yang mengambil kebijakan, seperti merumahkan para pekerja/buruh dalam jangka waktu tertentu kata Prof Jumadi, untuk kelangsungan usaha maupun untuk keselamatan para pekerja/buruh.

“Dampak sosial jika karyawan dirumahkan, bergantung pada status karyawan yang dirumahkan apakah karyawan dengan Perjanjian Kerja Waktu tertentu (PKWT/Kontrak) atau Karyawan dengan Perjanjian Kerja Tidak Tertentu (PKW/Tetap),” bebernya.

Komentar


VIDEO TERKINI