TNI dan Polri Bentrok di Papua, Bamsoet Sesalkan Ini

Senin, 13 April 2020 09:54

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyesalkan pertikaian yang terjadi antara personel TNI dan Polri di Papua, yang menyebabkan anggota Polri meninggal dunia. Sebagaimana diakui Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpau, pertikaian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang sebetulnya sudah diselesaikan pada Sabtu (11/4) malam sekitar pukul 23.00 WIT.

“Atas dalih apapun, aparat yang seharusnya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak dibenarkan larut dalam pertikaian. Bagaimana kedamaian di masyarakat bisa terwujud jika antar aparatnya saja masih bisa terprovokasi. Saya meminta semua pihak untuk bisa bersama menjaga stabilitas dan keamanan di tanah Papua,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI dan Ketua DPR RI 2014-2019 ini mengapresiasi langkah cepat Kapolda Papua bersama Pangdam VII Cenderawasih, yang sudah melarang para anggota dan keluarga tidak keluar Mako untuk sementara waktu sehingga bisa mengurangi terjadinya potensi konflik susulan.

“Kejadian tersebut harus segera diselesaikan, sehingga para personel TNI dan Polri bisa kembali fokus kepada tugasnya masing-masing dalam menjaga suasana kondusifitas perdamaian di Papua. Jangan sampai ketegangan antara aparat keamanan, dimanfaatkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, untuk menciptakan ketakutan di masyarakat,” tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengajak para personil TNI dan Polri yang ditugaskan di daerah manapun, untuk senantiasa mengingat Sumpah Prajurit dan Sapta Marga maupun Tribrata dan Catur Prasetya. Mengingat para personel TNI dan Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga Indonesia.

Komentar


VIDEO TERKINI