1.658 Pekerja Informal Kehilangan Penghasilan, Pemkab Bantu Rp500 Ribu Per Bulan

Selasa, 14 April 2020 18:17

Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin.

FAJAR.CO.ID — Sekitar 1.658 pekerja informal atau personal yang terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Maros akan mendapat bantuan dari pemerintah melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Namun bantuan ini diperuntukkan bagi mereka yang pekerja informal bukan yang bekerja di perusahaan.

Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan untuk data sementara ada sekitar 1.658 orang pekerja informal yang terdampak Covid-19.

“Ada masyarakat yang terdampak akibat Covid-19. Sehingga mereka tidak lagi mendapatkan penghasilan seperti sebelumnya karena wabah ini. Yang kami data itu ada sebanyak 1.658 pekerja informal. Sementara untuk pekerja formal, Disnaker sedang mendata mereka yang bekerja di perusahaan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan jika warga atau pekerja informal ini akan diberikan bantuan melalui Jaringan Pengaman Sosial (JPS) sebesar Rp500 ribu per pekerja yang disiapkan Pemkab Maros.

“Rp500 ribu per bulan, akan tetapi kita akan lihat kemampuan anggaran dengan jumlah orang atau pekerja yang sifatnya mandiri atau informal bukan karyawan perusahaan,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
3
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar