2 Kali Ditolak Tes Covid-19, Polwan Akhirnya Meninggal

Selasa, 14 April 2020 10:22

Marylou Armer. Foto: Santa Rosa Police Department via AP

FAJAR.CO.ID, SANTA ROSA – Polisi wanita bernama Marylou Armer (43) yang bertugas Santa Rosa, California meninggal dunia di tengah pandemi virus corona. Nyawanya tak terselamatkan setelah sebelumnya dokter menolak dua kali permintaan detektif itu untuk menjalani tes COVID-19.

Pihak keluarga menyebut dokter terlambat melakukan tes COVID-19 terhadap Armer. “Sudah sangat telat,” ujar Mari Lau yang juga kakak perempuan almarhumah.

Lau menjelaskan, sebenarnya adiknya sejak jauh-jauh hari sudah dua kali mengunjungi dokter di Kaiser Permanente Vallejo Medical Center. Sebab, Armer mengalami demam, meriang, dan napas pendek.

Namun, dokter yang memeriksa Armer tak melakukan tes COVID-19. Dokter beralasan perempuan paruh baya itu bukan tergolong kandidat tes COVID-19 karena faktor usia dan kurangnya kondisi medis yang bisa dijadikan dasar pemeriksaan.

Armer baru menjalani tes COVID-19 setelah masuk ruang gawat darurat. Saat tes dilakukan, Armer sudah dalam kondisi koma.

Walakhir, Armer meninggal dunia pada 31 Maret lalu atau hanya beberapa hari setelah dinyatakan terjangkiti virus corona. Pihak keluarga pun mengkritisi persyaratan yang membuat adiknya Armer diloloskan dalam tes COVID-19 sejak dini. “Sangat mengecewakan,” kata Lau.

Bagikan berita ini:
9
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar