Ada Laporan Warga, Oknum Kadis di Wajo Diduga Terlibat Jual-beli Alsintan

Selasa, 14 April 2020 20:05

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Kasus jual beli Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di Kabupaten Wajo terungkap. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajo, Muhammad Ashar pun terlibat.

Hal itu diungkapkan oleh warga Desa Leppangeng Kecamatan Belawa berinisial H. Ia mengaku selalu mendapat kepercayaan dari Ashar setiap pengurusan Alsintan yang akan dijual kepada Kelompok Tani (Poktan).

“Banyak jenisnya, diantaranya pernah ada Alsintan merek john deere. Di jual biasanya Rp100 juta sampai Rp150 juta,” ujarnya, Selasa, 14 April.

Atas dukungan dan kepercayaan Ashar. Kata pria yang memiliki pabrik penggilingan padi ini, ada fee disediakan saat menemui bantuan hibah dari Kementerian Pertanian (Kementan). Agar Alsintan tersebut lancar disalurkan ke Wajo.

“Apa yang saya lakukan, semua atas sepengetahuan dan dukungan pak Kadis (Ashar, red). Begitu juga kalau aspirasi dari legislator. Memang caranya seperti itu,” tuturnya.

Berdasarkan data dihimpun di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajo. Untuk tahun 2019 lalu. Sebanyak 15 Poktan menerima traktor roda empat berbagai merek. Diantaranya, John Deere dan Yanmar.

Penyalurannya terbagi, satu Poktan di Kecamatan Gilireng, Keera, Maniangpajo, Tempe, dua di Takkalalla, Belawa, tiga di Penrang, dan empat di Majauleng.

Bantuan dari pemerintah ini, perlu dipertanyakan penyalurannya kepada Poktan. Sebab diduga adanya praktik jual-beli pada Alsintan tersebut.

Komentar