Ajukan PSBB, Dewan Ingatkan Pemkot Makassar Jamin Ketersediaan Pangan

Selasa, 14 April 2020 18:23

Foto: Endra/Fajar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar resmi diajukan ke pemerintah pusat hari ini, Selasa (14/4/2020).

Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, setelah rapat koordinasi dengan Forkopimda, Senin (13/4/2020), kemarin.

Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) mengatakan bahwa Pemerintah kota harus benar-benar siap mengaplikasikan kebijakan ini, termasuk dampak sosial dan ekonominya terhadap warga.

“Menurut saya PSBB ini kita dukung, memang sudah layak Makassar ini. Tapi juga harus diperhatikan dampaknya. Laksanakan juga (bantuan) sembako harus jalan,” kata ARA saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya ARA, penerapan kebijakan ini juga harus sudah terkoordinasi baik dengan dengan jajaran di bawah hingga RT/RW. Mengingat akan banyak dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat nantinya.

“Jangan pemerintah kota mengajukan PSBB, tapi di bawah ini harus terkoordinasi dengan baik antara camat, lurah dan RT/RW,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat itu juga mengingatkan Pemkot harus melakukan sosialisasi secara menyeluruh hingga ke lapisan masyarakat bawah mengenai dampak baik-buruknya agar tidak terjadi gejolak sosial dikemudian hari.

“Jangan sampai PSBB yang tahu cuma yang di atas nanti, bisa menjadi keributan lagi kalau yang di bawah, bukan lagi Corona yang dihadapi, tapi keributan karena lapar,” pungkas ARA.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir menambahkan penerapan PSBB adalah langkah yang tepat untuk memutus mata rantai virus Corona di Kota Makassar.

“Makassar ini adalah episentrum penyebaran Covid-19. Tidak sedikit orang dari daerah positif Corona karena dia dari Makassar. Jadi saya nyatakan kalau ini keadaannya luar biasa kerjanya jangan biasa-biasa saja,” kata Wahab.

Legislator Partai Golkar itu juga mengingatkan, ketersediaan bahan pokok untuk warga miskin dan terdampak corona jangan lantas diabaikan, agar tujuan dari kebijakan ini tidak hanya untuk memberangus Corona tapi juga mengentaskan kemiskinan.

“Saya sangat berharap hal itu dilaksanakan sesegera mungkin. Saya minta pemkot jangan hanya berwacana, laksanakan segera dan segera buat skenario PSBB. Dan ketersedian sembako untuk rakyat tidak mampu dan terdampak virus covid-19 karena hal itu menjadi kewajiban pemkot,” urainya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
8
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar