Cemari Lingkungan, WALHI Desak Pemprov Cabut Izin PT Prima Utama Lestari

Selasa, 14 April 2020 15:02

Ruas jalan tergenang lumpur dari tambang milik PT PUL. (IST)

Sementara itu menurutnya, warga sangat resah dan marah, sebab ketika hujan deras limbah lumpur tersebut selalu meluber ke jalan raya sehingga sangat membahayakan keselamatan pengendara. Selain itu, limbah juga masuk sampai ke tambak udang dan ikan bandeng milik warga yang menyebabkan kekeruhan dan dapat menurunkan hasil panen. Bahkan ada beberapa sumber air warga yang sudah tercemar.

Diketahui sebelumnya, PT PUL adalah perusahaan tambang nikel yang beroperasi sejak tahun 2011 dan mengantongi dua IUP dengan total luas 1.563 hektar. Sejak Januari 2020, aktivitas PT. PUL dihentikan sementara oleh Inspektur tambang karena telah berulang kali menimbulkan masalah termasuk pencemaran lingkungan berupa luapan lumpur. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
5
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar