Covid-19 Merenggut Nyawa 23.640 Warga AS, Pemerintah Siapkan Kuburan Massar

Selasa, 14 April 2020 14:52

Petugas medis membawa jenazah yang meninggal karena corona. Foto : REUTERS/Andrew Kelly

FAJAR.CO.ID, NEW YORK– Korban tewas akibat Coronavirus telah meningkat menjadi 23.640 di Amerika Serikat. Media setempat melaporkan pada Senin malam.

Media AS juga melaporkan bahwa jumlah orang yang saat ini terinfeksi coronavirus di seluruh Amerika Serikat mencapai 586.941.

Amerika Serikat sekarang menempati urutan pertama di antara negara-negara dunia, baik dalam hal jumlah orang yang terinfeksi virus corona maupun jumlah kematian seperti dilansir iranian, Selasa, 14 April.

Pemerintah AS, dinilai lambat melakukan tes diagnostik coronavirus dibanding negara lain. Parahnya, AS saat ini menghadapi kekurangan peralatan diagnostik dan peralatan medis karena banyaknya pasien.

Di lain pihak, saat angka kematian akibat covid-19 ini meningkat, masalah lain yang tengah dihadapi adalam proses mengubur mayat di berbagai kota di negara itu. Para pejabat AS pun dipaksa untuk membangun kuburan massal.

Gedung Putih sebelumnya telah menggembar-gemborkan perkiraan bakal ada 2,2 juta warga Amerika bisa mati karena coronavirus, jika tidak ada yang dilakukan untuk menghentikan penyebarannya.

Para ahli kesehatan masyarakat telah memperingatkan bahwa jumlah korban tewas di AS dapat meningkat menjadi 200.000 selama musim panas, jika instruksi untuk tinggal di rumah, menutup bisnis dicabut setelah 30 hari.

Penyebaran cepat virus corona di Amerika Serikat menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah AS, dimana 50 negara bagian tersebut dalam keadaan darurat.

COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 2.000.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan sedikitnya 119.000 orang, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins. (fajar)

Komentar