Fokus Pembatasan di Empat Kecamatan

Selasa, 14 April 2020 16:19

ILUSTRASI

“Pemerintah Kota Makassar sedang bersiap mengusulkan PSBB ke pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi,” kata Iqbal. Untuk PSBK yang belum ada aturannya, akan dibuatkan Perwali.

Siapkan Skenario

Bukan hanya Makassar, Pemprov Sulsel membuka opsi penerapan PSBB di dua daerah lainnya, yakni Gowa dan Maros. Jalan ke arah itu sudah ditempuh dengan penerapan isolasi parsial tingkat RT/RW.

“Bahkan termasuk dengan model isolasi skala desa dan kelurahan. Ini sudah dijalankan,” ungkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Bila skema penanganan ini tak efektif, pihaknya akan mengusulkan izin memberlakukan PSBB. Covid-19 riskan bila menyebar ke kabupaten/kota lain. Apalagi, posisi Sulsel sebagai penyangga pangan nasional.

Pihaknya sudah mengumpulkan camat. Kemudian diperkuat dengan tingkat RT/RW. Untuk sementara tetap dengan skala terbatas dahulu. Sambil menunggu perkembangan. “Bila tidak efektif tentu akan diambil kebijakan. Salah satunya skenario PSBB,” bebernya.

Untuk rumah sakit, Nurdin mengatakan pihaknya terus memacu renovasi RSUD Sayang Rakyat. RS ini memang disiapkan sebagai salah RS rujukan Covid-19. Ada 118 ruang isolasi yang tersedia, lengkap dengan fasilitas untuk kenyamanan pasien.

“Dalam 10 hari, RS Sayang Rakyat itu sudah bisa difungsikan, dan saya kira ini adalah rumah sakit –yang insyaallah– terbaik,” ungkapnya.

Kamar isolasi di RSUD Sayang Rakyat setara kualitas hotel bintang lima. Renovasinya menelan Rp25 miliar. Tak hanya itu, untuk RSUD Daya milik Pemkot Makassar akan dibantu 1.000 alat pelindung diri (APD) dan 500 alat rapid test.

Komentar