Honorer Dipangkas di Tengah Wabah Corona, Gustam Ismail Geram

Selasa, 14 April 2020 09:49

Pegawai Honorer

”Mereka harus tergusur dengan orang-orang luar daerah. DPRD mengantongi data tersebut. Seperti yang dirasakan para honorer putra-putri daerah di Dinas Kelautan dan Perikanan, Catatan Sipil, Perizinan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Bahkan yang lebih memprihatinkan para PTT di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang setiap hari membersihkan dan mengangkut sampah juga terkena imbas pemangkasan tersebut,” ucap Gustam.

Menurut dia, DPRD menyayangkan tindakan pemerintah daerah itu. DPRD sudah membahas kondisi tersebut di tingkat pimpinan dan segera mengundang pemerintah daerah untuk mendesak merekrut ulang para PTT yang tidak lagi menerima SK pengangkatan dan penugasan sebagai PTT pada Tahun Anggaran 2020.

”Sebelum Ramadan, kami meminta seluruh PTT telah mengantongi SK dan mereka yang bekerja sejak Januari 2020 hingga saat ini, segera menerima honor. Kami berharap, tidak ada rekrutmen PTT baru di luar mereka yang telah bekerja sejak Desember 2019. Kita mengantongi data PTT lama dan yang mengikuti seleksi rekrutmen pada 2019. Kita akan meminta pertanggungjawaban pemerintah daerah jika terbit nama-nama baru yang tidak mengikuti rangkaian seleksi perekrutan,” kata Gustam. (jpc/fajar)

Komentar