Ibrahimovic Ngambek Dijual, Awal Kehancuran AC Milan

Selasa, 14 April 2020 09:37

Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan merayakan gol AC Milan/AC Milan

FAJAR.CO.ID, MILAN—Penjualan penyerang jangkung Swedia, Zlatan Ibrahimovic ke Paris Saint-Germain (PSG) dianggap sebagai awal kehancuran raksasa Italia, AC Milan. Mantan CEO AC Milan, Adriano Galliani mengakui hal itu kepada Sky Sport Italia.

Galliani yang menghabiskan 31 tahun mengelola Milan bersama Presiden Klub, Silvio Berlusconi mengatakan, ketika mereka memutuskan melego Ibra, sang striker sangat marah. Ia bahkan tidak ingin berbicara dengannya untuk sementara waktu.

“Kami sudah melihatnya ketika masih di Ajax, tetapi saat itu ia tidak mencetak banyak gol. Dia banyak berkembang di bawah Capello dan (asisten Italo) Galbiati, dan pada 2006 kami menemukan kesepakatan dengannya,” kata Galliani dikutip dari Football Italia.

“Namun, kami menemukan diri kami berurusan dengan Calciopoli dan karena itu semuanya gagal. Saya menjualnya pada 2012 dan dia tidak berbicara dengan saya untuk beberapa waktu, sebagian karena saya berjanji saya tidak akan pernah menjualnya,” tutur Galliani.

Menurut Galliani, penjualan Ibra saat itu tidak bisa terelakkan. Sama seperti kenapa mereka harus melego kapten tim, Thiago Silva. “Itu semua karena alasan anggaran, alasan yang sama kita juga harus menjual Thiago Silva,” bebernya.

Ibrahimovic saat ini sudah kembali bergabung di Milan. Ia datang ke San Siro, musim dingin lalu. Meski sudah berusia 38, Ibra masih bisa memberikan kontribusi positif. Sejak kedatangannya, Milan mulai bangkit lagi.

Komentar


VIDEO TERKINI