Kritik Kartu Prakerja, Rachland: Memangnya Usai Pelatihan Ada Lowongan Kerja?

Selasa, 14 April 2020 09:04

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik melontarkan kritik keras kepada pemerintah terkait program Kartu Prakerja yang baru-baru ini diluncurkan Presiden Joko Widodo.

Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu imbas dari persebaran corona, Rachland menganggap Kartu Prakerja Jokowi tidak efektif membantu perekonomian masyarakat. Apalagi program ini cukup menguras anggaran negara sebesar Rp20 triliun.

Rachland mempertanyakan dana triliunan rupiah tersebut untuk membiayai pelatihan bagi warga yang menganggur, sementara lowongan kerja atau peluang bisnis semuanya lesu akibat corona.

“Puluhan triliun itu baiknya cash transfer sajalah. Itu Kartu Prakerja untuk apa? Membiayai pelatihan on-line untuk warga yang menganggur, dalam keadaan sulit begini, namanya percuma. Memangnya usai pelatihan, lowongan kerja atau peluang bisnis UMKM bagi mereka, ada?” tulis Rachland di laman Twitter pribadinya.

Ia pun menyarankan pemerintah mengalokasikan dana tersebut untuk membantu roda ekonomi masyarakat yang tengah tersendak.

Sehingga dengan bantuan uang tunai yang diterima masyarakat bisa mereka belanjakan kebutuhan yang diperlukannya. Rachland menilai hal tersebut yang saat ini yang paling dibutuhkan masyarakat. Bukan berupa pelatihan kerja.

“Bila rakyat dalam keadaan sulit diberi duit cash, rakyat bisa belanja keperluan sehari-hari. Dengan begitu roda ekonomi diputar. Petani, nelayan, bahkan pabrik bisa bekerja karena padi, ikan, sabun, mie instan ada yang beli. Angka kasus PHK dengan itu mungkin bisa ditekan,” tegasnya lagi.

Bagikan berita ini:
3
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar