Paul Pogba Serang Kritikusnya, Hei Dia Legenda Liverpool

Selasa, 14 April 2020 12:00

Paul Pogba/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Bintang Manchester United, Paul Pogba tak bisa lagi menahan amarahnya. Akibat sering dikritik, ia kini bereaksi. Ia menyerang balik kritikusnya, Graeme Souness dengan menyatakan dia tidak tahu siapa dia.

Souness merupakan legenda Liverpool. Pelatih asal Skotlandia itu berulang kali mengkritik Pogba sejak kepulangannya ke Old Trafford dengan harga £ 89 juta pada tahun 2016. Frekuensi kecamannya menjadi semacam lelucon bagi suporter United.

Pogba baru dua kali tampil sejak September, tetapi Souness tetap saja mengeritik penampilan pemain tim nasional Prancis itu. Ia juga mengomentari sikapnya, potongan rambutnya, tariannya hingga selera pakaiannya.

Walau dikenal selalu santai menghadapi kritik, pemain berusia 27 tahun itu kini tak ingin lagi hanya diam. Ia menyerang balik mantan manajer Rangers tersebut. “Aku bahkan tidak tahu siapa dia sebenarnya,” kata Pogba kepada United podcast.

Tak sampai di situ, Pogba menyindir sang kritikus. “Aku bahkan tidak tahu siapa dia. Saya mendengar dia adalah pemain hebat dan hal-hal seperti itu. Saya tahu wajahnya tetapi namanya (tidak),” balas Pogba.

Mantan pemain Juventus itu menegaskan, dirinya bukan seseorang yang banyak menonton (punditry). “Saya menonton banyak pertandingan sepak bola tetapi saya tidak tinggal setelah pertandingan untuk mendengarkan apa yang mereka katakan tentang ‘mengapa mereka melakukan ini’ atau ‘mengapa mereka melakukannya bahwa’. Saya suka fokus pada sepakbola’,” ujarnya.

Sebelumnya di podcast, Pogba ditanya secara lebih umum tentang kritiknya. Ia menerima kritik karena pergi ke Paris selama pemulihan dari cedera pergelangan kaki. Pogba mengatakan dia mengabaikan semua pemberitaan media terkait dirinya.

“Kurasa mereka merindukanku, aku tidak tahu? Saya bukan seseorang yang selalu menonton Sky News. Setelah pertandingan, ketika saya menontonnya lagi saya menonton pertandingan, bukan komentarnya,” ujar Pogba.

“Ketika Anda tahu tentang sepakbola, Anda tidak perlu seseorang untuk memberi tahu Anda apa yang terjadi. Jelas apa yang saya dengar ketika orang mengatakan ‘Paul melakukan ini … Paul … Paul’ saya tidak tahu. Suatu hari mungkin saya akan menemui mereka (para kritikus) dan bertanya kepada mereka karena saya benar-benar ingin tahu mengapa,” kuncinya dikutip dari Metro. (amr)

Komentar