Pecat Boban, Simone Tak Percaya Alasan Bos Milan

Selasa, 14 April 2020 18:17

Ivan Gazidis/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MILAN—Mantan penyerang AC Milan, Marco Simone mengeritik pemecatan direktur tim, Zvonimir Boban. Menurutnya, pemecatan itu sangat tidak beralasan bagi Boban.

Boban yang menjabat direktur olahraga dipecat setelah wawancara kontroversial dengan La Gazzetta dello Sport awal tahun ini. Namun, Simone percaya bahwa petinggi Milan sebenarnya sejak awal sudah ingin menyingkirkan Boban dan mereka hanya menunggu momentum saja.

“Kerugian besar. Terlalu dangkal dan sepele untuk memecatnya karena wawancara yang kontroversial. Saya pikir mereka menggunakannya sebagai dalih, itu adalah sesuatu yang sudah mereka rencanakan,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport.

“Ketika kamu memilih Boban dan Maldini, kamu tahu dari awal berapa berat yang mereka bawa. Dan mereka tahu bagaimana Milan dikelola. Mereka yang memilih mereka harus melanjutkan bersama, bersama,” lanjutnya dikutip dari Football Italia.

Bagi Simone, pemecatan itu tidak seharusnya terjadi. “Mereka adalah dua bagian penting pertama yang memulai lagi. Sama seperti di lapangan, itu perlu dimulai dengan (Gennaro) Gattuso. Ketika saya mendengar dia berbicara; Saya bisa mendengar Milan. Dan di lingkungan seperti Rossoneri, hal-hal tertentu harus ‘didengar’,” tegasnya.

Pria berusia 51 tahun itu juga menyarankan pemilik Milan, Elliott Management harus menciptakan hubungan dengan para pemain di San Siro. “Itu pendekatan yang dingin. Hubungan dengan para pemain dibutuhkan, kata-kata dibutuhkan,” jelasnya.

Kalau situasi sekarang, ia menegaskan itu sama sekali tidak menarik bagi siapapun. “Itu tidak mengasyikkan, sementara Milan bersemangat. Anda tidak bisa menjadi es loli,” tegas Simone.

Mantan pelatih RB Leipzig Ralf Rangnick telah dikaitkan dengan peran manajer olahraga di Milan, dengan CEO Ivan Gazidis dilaporkan berencana untuk mengubah struktur di Milanello. Dan Simone mengaku ragu hal itu bisa berhasil di Italia.

“Perannya dalam praktik akan menghilangkan peran Maldini. Klub harus mengklarifikasi cara mengatur lingkup manajerial. Jika Gazidis bermaksud mengaturnya seperti di luar negeri, maka hubungan dengan Paolo harus ditutup dan mungkin Rangnick bisa bekerja,” kuncinya. (amr)

Komentar


VIDEO TERKINI