Pemkot Makassar Usulkan PSBB, Dewan Minta Regulasi yang Jelas

Selasa, 14 April 2020 15:44

Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Sahruddin Said. (IST)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Usulan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar telah diajukan ke pemerintah pusat, hari ini, Selasa (14/4/2020).

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menilai penerapan PSBB sudah sangat mendesak diberlakukan melihat Makassar saat ini telah masuk dalam kategori zona merah persebaran Covid-19.

Langkah pemkot didukung penuh oleh legislator kota Makassar. Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Sahruddin Said mengatakan, sudah selayaknya PSBB diterapkan di Makassar tentunya dengan regulasi yang jelas agar tujuan dari kebijakan tersebut menuai hasil positif terutama dalam menekan persebaran virus pandemi ini.

“PSBB harus segera dijalankan. Jelaskan apa yang dilarang, apa yang dibatasi dalam kebijakan tersebut agar warga paham,” jelas Sahruddin kepada Fajar.co.id, Selasa (14/4/2020).

Politisi PAN ini juga menekankan keterbukaan informasi pemerintah terkait ketersediaan pangan selama pemberlakuan PSBB berlangsung. Ini sangat penting dibuka ke publik, agar masyarakat tenang dengan kebutuhan pokoknya sehari-hari.

“Pemerintah harus transparan apakah stok pangan aman untuk 3 bulan kedepan. Apakah bulog siap? Apakah industri yang menangani masalah pangan siap? Ini penting untuk dijelaskan,” pungkasnya.

Ia melanjutkan, harga bahan pokok di pasar juga tak kalah penting. Perlu kontrol ketat oleh pemerintah demi memastikan harga pangan stabil dan tidak terjadi kecurangan atau permainan harga.

“Pemberlakuan PSBB juga harus memikirkan dampak sosial masyarakat. Tentu dengan adanya kebijakan ini akan berpengaruh pada ekonomi warga. Apakah nantinya ada kompensasi atau bantuan langsung tunai. Ini juga harus jadi perhatian,” papar Sahruddin lugas.

Bagikan berita ini:
7
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar