Pengamat: Pelantikan Diam-diam Pemkot Makassar Sudah Tepat

Selasa, 14 April 2020 22:18

Andi Luhur Priyanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelantikan diam-diam yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar di tengah pandemi corona dinilai tepat. Mengingat, banyak kekosongan jabatan di Pemkot Makassar.

Andi Luhur Priyanto, pengamat pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengatakan, Pemkot memang harus melantik penjabatnya jika memang sudah mendapat restu dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Artinya, kalau usulan pelantikan sudah betul dan disetujui Pemprov dan Kementerian, memang Pemkot harus segera melantik. Perizinan panjang ini konsekuensi dari kepemimpinan transisi,” ujarnya, Selasa (14/4/2020).

Luhur menilai, Pemkot Makassar memiliki banyak kekosongan di jabatan pelayanan publik. “Sebenarnya, salah satu masalah utama di Pemkot adalah soal lowongnya beberapa jabatan strategis, front-line layanan. Pengisian jabatan ini berproses sangat lama, bolak-balik Pemprov dan Kementerian. Bahkan pernah diotorisasi Pemprov, ternyata salah lagi setelah di Kemendagri,” ungkapnya.

Mengenai teknis pelantikan, Luhur menilai apa yang dilakukan Pemkot sudah benar. Tidak mungkin membuat seremoni di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Saya kira kita juga sedang berhadapan dengan situasi pandemi Covid-19. Bahkan, Pemkot sedang mencanangkan PSBK. Tidak elok juga kalau Pemkot membuat seremoni pelantikan meriah dalam situasi ada imbauan bagi warga untuk tidak berkumpul. Justru bagus kalau pelantikan tidak membuat keramaian,” kata Luhur.

Komentar


VIDEO TERKINI