Pengusaha Sudah Putus Asa, Mendadak Girang Ribuan Kamar Disewa Kerajaan

Selasa, 14 April 2020 16:27

Hotel Alharam Mekah.

FAJAR.CO.ID — Wabah virus corona telah menerjang bisnis hotel di berbagai negara. Ada yang harus tutup sementara selama pandemik, ada yang masih berupaya dengan memberikan aneka penawaran menarik, sampai ada yang harus merumahkan sebagian karyawannya.

Begitu juga hotel-hotel di Arab Saudi yang begitu lesu dihantam Covid-19. Namun, pemerintah Arab akhirnya memanfaatkan beberapa hotel dan suite mewah yang tengah lesu itu untuk digunakan sebagai tempat karantina ribuan orang sebagai upaya mencegah penularan.

Pengusaha hotel girang bukan kepalang. Penawaran menarik ini disambut antutias, sekaligus merupakan penyelamatan kepada ratusan karyawannya yang nyaris terimbas akibat tidak ada kunjungan tamu.

Di tengah kegelisahan harga minyak yang merosot ke harga terendah, pemerintah Arab tetap berusaha yang terbaik untuk warganya. Pemerintah Saudi terus mengeluarkan anggaran untuk wabah ini.

Pemerintah menawarkan harapan bagi para pengusaha hotel untuk tetap bisa menjalankan bisnisnya dengan memanfaatkan hotel-hotel yang kosong sebagai tempat karantina para pelancong dan mereka yang terpapar virus. Pemerintah pun menggelontorkan jutaan dolar untuk menyewa hotel ini. Misalnya, satu hotel bintang empat di pusat Riyadh dengan 100 kamar hanya ditinggali 5 orang tamu saja. Pada saat itu, pemerintah Saudi menawarkan empat juta riyal Arab (1,06 juta dolar Amerika) per bulan untuk hotel itu, agar fasilitasnya bisa digunakan sebagai tempat karantina, Melansir AFP, Senin (13/4).

Salah satu pihak hotel yang lebih besar ditawari dengan bayaran yang lebih tinggi, yakni enam juta riyal Arab. Walau menerima tawaran menggiurkan dari pemerintah, beberapa hotel meminta agar nama hotel mereka tidak disebutkan karena mereka tidak ingin mendapatkan stigma dari penyakit ini.

Komentar


VIDEO TERKINI