Proyek Infrastruktur Tak Jalan

Selasa, 14 April 2020 16:37

Suasana Kota Makassar dari atas ketinggian terlihat sepi Senin, 13 April. Sejak pandemi warga disarankan untuk dirumah s...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Pandemi Covid-19 membuat sejumlah program strategis Pemkot Makassar terhambat. Realisasi belanja tak langsung bahkan baru sekitar lima persen.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Andi Rahmat mengatakan, sejauh ini penggunaan anggaran fokus untuk mengatasi pandemi.

“Sejak status darurat Covid-19, bisa dikatakan belanja tak langsung kita masih nihil. Lima persen itu rata-rata dari kegiatan yang berjalan di awal Januari hingga sebelum korona menyerang,” ujarnya, Senin, 13 April.

Serapan anggaran APBD yang berjalan normal hanya pada belanja tak langsung. Seperti pembayaran tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Yang namanya penanganan itu banyak hal yang kita lakukan. Dari menekan angka penularan hingga memastikan bantuan sosial bisa berjalan. Semua itu masuk dalam ranah penanganan. Fokus di situ,” katanya.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar juga belum bisa memastikan kapan pengerjaan proyek akan berjalan. Sekretaris Dinas PU Kota Makassar, Nirman Mungkasa mengatakan, belum ada proyek infrastruktur yang saat ini bisa dieksekusi di lapangan.

“Karena masih berstatus darurat Covid-19. Saat ini masih masa social distancing,” ucap Nirman.

Dinas PU Kota Makassar baru bisa memastikan proyek dengan suntikan dana dari pemerintah pusat yang terhambat. Nilainya Rp66 miliar. Itu khusus anggaran proyek pembangunan jalan dengan alokasi DID-DAK.

Komentar


VIDEO TERKINI