Roy Suryo: Solusinya Sangat Mudah, Presiden Jokowi Tinggal Panggil Kemudian Pecat

Selasa, 14 April 2020 14:37

Praktisi multi media telematika, pemerhati publik health, Roy Suryo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Praktisi multi media telematika, pemerhati publik health, Roy Suryo, meminta Presiden Joko Widodo memecat staf khusus milenial Andi Taufan Garuda Putra, yang telah menyurati seluruh camat di Indonesia.

“Tweeps, Ini jelas-jelas”Conflict of Interest” yang tidak bisa dibiarkan, baru level Stafsus begini sudah Abuse of Power. Sebenarnya solusinya sangat mudah, Presiden @jokowi tinggal panggil saja Ybs kemudian Pecat, karena sudah memalukan Institusinya, Selesai. Kecuali ada hal-hal lain,” jelas Roy Suryo dikutip akun twitternya, Selasa (14/4).

Menurut Mantan menteri pemuda dan olah raga ini, Andi Taufan tidak cukup minta maaf lewat surat yang hanya ditujukan kepada media. Namun juga harus ditujukan ke seluruh camat di Indonesia.

“Sudah, Begitu saja, Minta Maaf, Cukup?,” kata Roy menanggapi permintaan maaf Andi Taufan

“Klarifikasi juga tidak seharusnya ditujukan hanya kepada Media, namun ke Keseluruhan Camat di Seluruh Wilayah Indonesia sesuai dengan alamat dalam surat bernomor & ber-Kop @setkabgoid yg sudah beredar selama 2 Minggu tsb. AMBYAR,” kata Roy menambahkan.

Sebelumny diberitakan, Andi Taufan telah mengklarifikasi suratnya yang di tujukan kepada seluruh camat di Indonesia.

Surat bernomor 003/S-SKP-ATGP/IV/2020 tersebut menyampaikan kerja sama antara dirinya selaku Staf Khusus Presiden, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dan Kementerian Desa PDTT terkait pendampingan relawan desa lawan Covid-19.

Komentar


VIDEO TERKINI