Rupiah Kembali Perkasa di Tengah Pandemi, BI Tuai Pujian

Selasa, 14 April 2020 14:37

Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Nilai tukar rupiah mulai menunjukkan keperkasaannya atas dolar Amerika Serikat sepanjang pekan ini. Rupiah membukukan penguatan 3,66% melawan dolar AS ke Rp 15.800/US$.

Bahkan pada penutupan Senin 13 April 2020 kemarin, rupiah berada di level Rp15.630 per USD. Di samping itu, perbankan nasional juga tak terpancing melakukan sesuatu yang melemahkan rupiah.

Upaya Bank Indonesia yang mampu menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah situasi darurat global menuai pujian dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir. Ia mengatakan, BI berhasil melakukan Repo Line Credit kepada The Fed Bank sebesar 60 billion dollar Amerika Serikat (AS) (separuh cadangan devisa RI) sehingga pasar cukup confidence terhadap ketersedian moneter di dalam negeri.

Wakil Ketua F-PAN DPR RI itu menambahkan, BI dengan cepat pula menutup pelemahan cadangan devisa melalui penerbitan surat utang global pemerintah, yang sempat anjlok dari 130 billion dollar AS menjadi 121 billion dollar AS.

“Dan kini stabil kembali di kisaran 126 bilion dollar AS dan akan bertambah lagi dalan waktu dekat untuk memberikan kepercayaan kepada pasar,” ungkap Hafisz dalam rilisnya, Selasa (14/4/2020).

Ia juga melontarkan pujian terhadap perbankan nasional yang dinilai mampu menahan diri dan tak terpancing melakukan perdagangan yang memungkinkan terjadinya pelemahan terhadap rupiah.

Komentar


VIDEO TERKINI