Sering Handball, Bek Juventus De Ligt: Seperti Ada Magnet di Tangan Saya

Matthijs de Ligt menerima Kopa Trophy di Paris/Reuters

FAJAR.CO.ID, TURIN—Matthijs de Ligt punya reputasi sebagai pemain yang kerap melakukan handball. Bek Juventus berusia 20 tahun itu mengakui hal itu dan bercanda bahwa dia seperti punya magnet di lengannya sehingga bola selalu mengenai tangannya.

“Saya ingat pergi ke kamar mandi dan orang-orang mengatakan itu tidak bisa dipercaya. Sepertinya ada magnet di lenganku! Situasi terbaik untuk menjelaskan nasib buruk saya adalah penalti yang saya buat terhadap Jerman. Bola jatuh, saya mendongak dan tiba-tiba saya melihatnya menyentuh lengan saya,” kata De Ligt kepada rekan setimnya Wojciech Szczesny dalam sebuah wawancara dengan saluran YouTube Foot Truk. Bek timnas Belanda itu menegaskan, ia berusaha belajar dari setiap kesalahannya. “Ketika saya tahu saya melakukan kesalahan atau handball, saya bukan hanya tipe pria yang marah jika seseorang mengatakan sesuatu. Saya suka membuat lelucon tentang itu,” ujarnya dikutip dari Football Italia. Si Nyonya Tua mengeluarkan 75 juta euro untuk mengontrak De Ligt yang saat itu baru berusia 19 tahun. Sebagai pemain muda eks kapten Ajax itu mengakui adanya beban yang ia rasakan. Lalu, semuanya berjalan tidak sesuai harapannya.

“Satu-satunya hal yang sulit di awal adalah sudah ada banyak mata tertuju pada saya. Di game kedua saya, saya mencetak gol bunuh diri. Lalu ada tekanan yang lebih besar lagi, tetapi saya tahu dalam latihan saya merasa baik. Dalam game masih ada sedikit adaptasi. Pada awalnya itu sulit, tetapi langkah demi langkah saya membaik,” jelasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...