Stafsus Jokowi Cabut Surat Titip Perusahaan, Gus Nadir: Jangan Diulangi Mas

Selasa, 14 April 2020 14:09

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama salah satu staf khususnya, Andi Taufan Garuda. Foto: arsip JPNN.Com/M Fathra Nazru...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh NU, Nadirsyah Hosen turut bersuara terkait surat Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra yang dikirimkan kepada camat seluruh Indonesia agar mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menanggulangi covid-19. Taufan diketahui merupakan pemilik PT Amartha.

Surat berkop Sekretariat Kabinet itu belakangan menuai polemik di masyarakat. Gus Nadir, demikian sapaan akrabnya menyatakan yang dilakukan oleh staf khusus milenial Presiden Jokowi itu keliru.

Lewat laman Twitternya, Gus Nadir menyayangkan terbitnya surat tersebut apalagi memakai kop Sekretaris Kabinet. Nadir menilai surat tersebut tidak etis.

“Yang dilakukan oleh staf khusus milenial Presiden ini keliru. Andi Taufan Garuda Putra salah administrasi memakai kop surat Sekretaris Kabinet,” ungkap Gus Nadir di akun Twitter peribadinya.

Ia juga menyatakan sebuah kesalahan yang dilakukan Andi Taufan karena menunjuk perusahaannya sendiri dalam penanganan Covid-19. “Juga salah menunjuk perusahaannya sendiri,” sambung Nadir.

Ia meminta kesalahan ini tidak terulang kembali karena dikhawatirkan dapat mencoreng nama baik Kepala Negara.

“Kesalahan ini tolong jangan diulangi ya Mas. Anda malah menambah beban Pak Presiden,” imbaunya.

Belakangan diketahui, surat berkop Sekretariat Kabinet itu telah dicabut oleh Andi Taufan. Ia meminta maaf kepada masyarakat karena telah menimbulkan kegaduhan di tengah masa pandemi ini.

Komentar


VIDEO TERKINI