28 Prajurit Yonif 755/Yalet Diperiksa POM Kodam XVII/Cenderawasih

Rabu, 15 April 2020 11:29

Danrem 172/PWY Kol Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar. (Evarukdijati/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA– Sebanyak 28 anggota Yonif 755/Yalet yang sebelumnya bertugas di Kasonaweja, Mamberamo Raya, Papua, diperiksa POM Kodam XVII/Cenderawasih terkait bentrok TNI-Polri di Kasonaweja.

Pemeriksaan awal sudah dilakukan di Kasonaweja, sesaat setelah bentrok aparat keamanan terjadi yang diduga akibat kesalahpahaman.

Danrem 172/Praja Wira Yakthi (PWY) Kol Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar mengakui, seluruh anggota Yonif 755/Yalet yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan daerah rawan diperiksa. Saat ini, personel TNI sudah berada di Jayapura, setelah diberangkatkan dari Kasonaweja dengan menggunakan kapal ke Sarmi dan dilanjutkan melalui darat ke Jayapura.

”Pemeriksaan terhadap personel Yonif 755/Yalet kemungkinan mulai dilaksanakan hari ini, Rabu (15/4), di Mapomdam XVII Cenderawasih di Jayapura,” ujar Binsar seperti dilansir dari Antara pada Rabu (15/4).

Ketika ditanya tentang pengganti satgas pamrahwan yang bertugas di Kasonaweja, Danrem 172 mengaku sudah diganti personel dari Kodim 1712 Sarmi. Selain itu, anggota koramil juga akan diperkuat dari Kodim Sarmi.

Bentrok personel TNI-Polri di Kasonaweja yang diduga berawal dari kesalahpahaman mengakibatkan tiga anggota Polres Mamberamo Raya meninggal akibat luka tembak. Selain itu, dua lainnya dirawat di RS Bhayangkara di Jayapura. Anggota Polri yang tewas itu adalah Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander, dan Bripda Yosias. Sedangkan, anggota yang mengalami luka-luka dan dirawat di RS Bhayangkara yaitu Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan kasus kesalahpahaman oknum TNI dan Polri di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, akan diusut penyidik gabungan yang sudah dibentuk.

”Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Apa yang sudah terjadi mari kita sikapi bersama dan hadapi proses ke depan. Tetap bertugas seperti biasa untuk melayani masyarakat dengan menjalin sinergitas dan kerja sama yang baik dengan setiap institusi disini. Selalu koordinasikan dalam mengambil tindakan, kita dukung pemerintah dalam menjaga keamanan,” kata Waterpauw. (jpc/fajar)

Komentar