Ajukan PSBB, Pemkot Makassar Diminta Siapkan Data Akurat

Rabu, 15 April 2020 09:09

Arief Wicaksono

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb yang secara tegas dan percaya diri mengatakan akan mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat. Meski hal ini kemudian ditunda dengan alasan administrasi yang belum lengkap.

Banyak yang beranggapan, Pemerintah Kota Makassar plin-plan dalam mengambil kebijakan. Salah satunya pengamat pemerintahan, Arif Wicaksono.

Menurut dosen Universitas Bosowa ini, harus ada koordinasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi sebelum menerapkan PSBB.

“Iya koordinasi, itulah kunci penerapan PSBB yang sebenarnya. Sebelum menyerahkan usulan PSBB Pemkot ke Pemerintah Pusat. Idealnya Pemkot dan Pemprov melakukan koordinasi dengan dinas terkait dulu, tentang konsep kesiapan penanganan serta berbagai alternatifnya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu(15/4/2020).

Ia membeberkan sebelum penerapan PSBB, pemerintah harus memikirkan masyarakat terlebih masyarakat menengah ke bawah, mengingat masyarakat menjadi sasaran utama dalam kebijakan PSBB nantinya.

“Data akurat harus ada. Mulai, stock pangan dan obat-obatan apakah mencukupi? Lalu dicek juga berapa jumlah masyarakat yang kira-kira akan terdampak dalam rencana kebijakan tersebut, terutama masyarakat menengah kebawah,”bebernya.

Meskipun begitu, kata dia, penerapan PSBB itu sudah tepat untuk Kota Makassar sebagai episentrum terbesar penyebaran Covid-19.

“Sudah tepat itu, Pemkot melalui Pemprov meminta rekomendasi penerapan PSBB kepada Kementrian Kesehatan,”tutupnya. (anti/fajar)

Komentar