Dibubarkan Karena Nongkrong di Warnet dan Main Domino, Warga: Sebentar Lagi Pak!

Rabu, 15 April 2020 09:41

Polisi membubarkan warga yang sedang main domino. (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebagian warga Kota Makassar seperti sudah kepala batu. Mereka mengabaikan imbauan pemerintah untuk tidak berkumpul.

Berkali-kali ditegur polisi, namun tetap saja berulah. Hingga Selasa (14/4/2020) di sepanjang Jalan Tarakan, masih banyak yang berkerumun. Salah satunya di sebuah warnet di Jalan Tarakan.

Remaja di sana asyik bermain game. Tanpa menerapkan social distancing. Meski berada dekat dekat Mapolres Pelabuhan, warnet tersebut masih buka meski telah diimbau berkali-kali untuk ditutup.

Tidak hanya itu saja, di Jalan Sulawesi juga terdapat sekitar lima orang yang sedang bermain domino. Salah satu dari mereka justru menawar polisi untuk bubar beberapa menit kedepan. “Kasih selesai dulu ini Pak, Sebentar lagi,” katanya.

Polisi bersenjata laras panjang pun turun datang menghampiri untuk membubarkan paksa mereka. Patroli tersebut dilakukan setiap malam di wilayah hukum Polres Pelabuhan.

“Kami lakukan himbauan disertai penyemprotan disinfektan menggunakan mobil water canon. Itu kami lakukan di Jalan Tarakan, Jalan Cakalang, dan Jalan Barukang,” kata Kasat Sabhra Polres Pelabuhan, Iptu Fada usai menggelar patroli, Rabu dini hari (15/4/2020).

Polisi mengambil langkah tegas. Imbauan yang selama ini dilakukan, kata Fada, seakan-akan tidak efektif. Masih banyak yang berkerumun.

Setelah dilakukan patroli menggunakan mobil water canon, pengunjung warkop dan warnet mulai berkurang. Namun itu akan tetap dibubarkan oleh polisi.

Komentar


VIDEO TERKINI