Driver Ojol Tutup Sebagian Jalan di Makassar, Dikira Aksi Demo, Ternyata

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebagian Jalan Sulawesi, Kota Makassar ditutup oleh puluhan driver ojol. Mereka berkerumun sambil mengenakan jaket hijau, yang menjadi ciri khas mereka. 

Kendaraan sepeda motornya pun terparkir semrawut di jalan tersebut. Di sana, beberapa dari mereka ada yang berbicara dengan raut wajah yang serius. 

Mereka berkerumun layaknya sedang ada aksi unjuk rasa. Padahal bukan. Rupanya ada selisih paham hingga terjadi keributan pada hari Selasa, (14/4/2020) sekitar pukul 21.45 Wita. 

Personil Sat Sabhara Polres Pelabuhan yang dipimpin oleh Iptu Fada datang menghampiri mereka. Anggota bersenjata laras panjang, turun tangan membubarkan para driver ojol tersebut. 

“Memang ada keributan sesama ojol, tapi sudah diamankan. Terlihat memang hampir menutupi seluruh bagian jalan, dan tak ada social distancing yang dilakukan,” kata Iptu Fada, usai menggelar patroli, Rabu dini hari, (15/4/2020). 

Informasi sementara yang beredar di lokasi, diduga ada salah paham tentang orderan antara driver Gojek dan Grab. 

Salah satu aparat kepolisian yang datang membubarkan ojol tersebut mengatakan, keributan itu terjadi diduga akibat salah satu ojol masuk ke wilayah tersebut. Padahal wilayah itu bukan tempatnya untuk mengambil orderan. 

Akhirnya, keributan pun terjadi. Sejumlah driver ojol yang hanya melintas di lokasi itu singgah, dan menyebabkan sebagian jalan tertutup. Tidak panjang lebar, aparat kepolisian langsung melakukan pembubaran. 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi


Comment

Loading...