Gerakan Makassar Bermasker, None Sasar Panti Asuhan dan Jompo

Rabu, 15 April 2020 14:12

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penggunaan masker dinilai cukup efektif dalam mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Karena itu, Irman “None” Yasin Limpo menggalakkan Gerakan Makassar Bermasker

Salah satu poin paling penting dalam gerakan itu, kata None, adalah melindungi para kaum rentan dengan memberikan masker dan mengedukasinya. Hal ini juga telah ia lakukan di berbagai kesempatan, misalnya saat mengunjungi panti asuhan dan panti jompo.

Dalam gerakan Makassar Bermasker ini, None juga mendorong pemerintah untuk menyiapkan masker untuk warga miskin dan rentan miskin, yang kemungkinan berjumlah dua ratus ribu orang.

“Kalau dihitung-hitung, dua ratus ribu dikalikan lima ribu, hanya satu miliar rupiah. Sedikit dibandingkan jumlah anggaran makan minum di rujab wali kota,” ujar bakal calon Wali Kota Makassar ini, Rabu (15/4/2020).

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia ini menambahkan, warga yang sudah berusia lanjut dan anak yatim di panti asuhan, merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19. Karena itu, ia juga mendesak pemerintah untuk membentuk satuan tugas yang khusus menangani mereka yang berusia lanjut dan anak yatim.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama bagi kalangan lanjut usia. Karena mereka sangat rentan menjadi korban penyebaran virus ini. Saya harap pemerintah dan masyarakat membentuk satuan tugas khusus untuk menangani mereka yang berusia lanjut,” terangnya. (rls/fajar)

Bagikan berita ini:
6
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar