Gubernur Jemput Ratusan Santri Asal Sulsel dari Ponpes Al-Fatah Magetan

Rabu, 15 April 2020 13:38

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, memantau langsung rapid tes ratusan santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Magetan, Jawa Timur, di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu 15 April 2020.

Ketua Gugus Tugas Pencagahan Covid-19 Sulsel ini menjelaskan, penjemputan ratusan santri ini merupakan langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Sulsel.

View this post on Instagram

Sekitar 167 santri yang menuntut ilmu di Pesantren Al Fatah, Temboro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (15/4/2020). Kedatangan mereka pun disambut langsung Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan Rapid Test oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar. (VIDEO: ARMAN / FAJAR.CO.ID) ___________________________________________________ INGAT..!! Selalu jaga kebersihan, rajin cuci tangan, dan stay at home sambil membaca Harian FAJAR >>> epaper.fajaronline.co.id ___________________________________________________ Jangan lupa klik ❤ atau klik 2x pada gambar jika info ini bermanfaat… Terima Kasih… ___________________________________________________ Download aplikasi FAJAR.CO.ID di Playstore… ? . Follow @fajaronline ?? Mention teman kamu, temukan berita dan informasi Menarik lainnya. ___________________________________________________ "Harian FAJAR", check this out ===>> http://fajarjitu.com/ <<=== ___________________________________________________ #makassar #sulsel #infokejadiankotamakassar #infomakassar #infokejadianmakassar #makassarinfo #infosulsel #beritasulsel #beritamakassar #beritakotamakassar #beritaterkini #makassarterkini #fajaronline #makassarnews #harianfajar #koranfajar #pemprovsulsel #pemkotmakassar #igtv #igtvchannel #santri #alfatah #magetan

A post shared by Harian FAJAR Official Account (@fajaronline) on

“Hari ini dan beberapa hari kedepan kita akan kedatangan adek-adek kita dari Jawa Timur, terutama dari pesantren. Kita ingin pastikan bahwa mereka kembali ke keluarga dalam kondisi sehat tanpa Covid-19,” kata Nurdin Abdullah.

“Makanya kita lakukan rapid tes. Kita ingin memotong rantai penularan itu. Karena Makassar ini betul-betul lokal transmisi, kita tidak ingin lagi ada yang membawa virus masuk ke Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Ia mengaku bersama-sama dengan Pangdam Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Kabinda Sulsel, Dinas Perhubungan Sulsel, Dinas Kesehatan Sulsel, dan seluruh elemen lainnya bergotong royong membantu memotong rantai penularan Covid-19.

“Makanya kita secara bersama-sama, betul-betul menjaga pintu masuk, terutama Bandara dan Pelabuhan. Akan datang dari Jawa Timur kurang lebih 760. Pagi ini ada 167 dari Jawa Timur yang akan masuk ke sini,” jelasnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten kota untuk melakukan pendampingan terhadap warganya dengan bentuk isolasi mandiri selama 14 hari.

Komentar