Kata Luhut Kematian Belum Capai 500, Saleh: Kasihan Keluarganya Jika Mendengar Pernyataan Ini

Rabu, 15 April 2020 13:49

Saleh Partaonan Daulay

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kasus kematian akibat virus corona di Indonesia belum mencapai 500 orang. Sehingga sangat jauh perbandingan total penduduk Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menegaskan,‎ pernyataan yang dilontarkan oleh Luhut seakan tidak memiliki empati dan simpati kepada keluarga korban. Belum lagi, ada puluhan dokter dan tenaga medis yang juga meninggal.

“Harusnya lebih berempati. Kasihan keluarganya jika mendengar pernyataan seperti ini,” ujar Saleh kepada JawaPos.com (grup fajar.co.id), Rabu (15/4).

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga sangat menyayangkan pernyataan Luhut yang menganggap enteng mengenai jumlah korban yang meninggal akibat Korona tersebut. Sebab konstitusi mengamanatkan agar negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Pejabat negara harusnya hemat bicara. Karena jika ada yang tidak tepat, sulit untuk meluruskannya,” katanya.

‎Saleh juga menuturkan, semestinya pemerintah berupaya keras agar mencari jalan yang cepat dan tepat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Korona.

“Pemerintah tidak perlu menyampaikan narasi-narasi yang justru menghilangkan simpati publik. Apalagi, narasi itu bisa jadi menyinggung dan bahkan melukai sebagian orang,” ungkapnya.

‎Kemudian data yang disampaikan pemerintah kemarin terkait orang dalam pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan yang positif sudah menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Sebagaimana dilaporkan, angka ODP mencapai 139.137 orang kemudian PDP 10.482, dan yang positif 4.839 orang.

Komentar


VIDEO TERKINI