Kisah Cinta Mengharukan, Meninggal di Hari yang Sama Akibat Virus Corona

Rabu, 15 April 2020 23:57

Ilustrasi cinta sejati/dok

FAJAR.CO.ID, RHONDDA—Sepasang suami istri yang baru-baru ini merayakan ulang tahun pernikahan ke-60 mereka meninggal di hari yang sama akibat terjangkit virus corona. Bryn dan Pat Howells, 86 dan 80, meninggal pada hari Paskah, awal pekan ini.

Keduanya tidak pernah meninggalkan rumah mereka selama berminggu-minggu sejak pandemi COVID-19 muncul. Namun, Pat kemudian jatuh sakit pertama pada 4 April. Setelah itu, Bryn juga mulai menunjukkan gejala.

Mereka dibawa dari rumah mereka di Gelli, Rhondda, ke Rumah Sakit Royal Glamorgan di mana mereka dinyatakan positif COVID-19. Keluarga mereka tidak bisa bersama mereka ketika Pat dan Bryn meninggal karena keduanya berada dalam ruang perawatan khusus.

Cucu mereka, Elliot Howells mengatakan Pat meninggal pada hari Senin jam 2 pagi. Sementara Bryn meninggal pada jam 7 malam. Menurutnya, mereka meninggal bersama setelah 60 tahun pernikahan yang gembira.

“Nanny, khususnya, sangat sehat. Kami selalu mengatakan dia masih sangat muda berusia 80 tahun, dan dia masih memiliki beberapa dekade di dalam dirinya. Itu mengerikan dan sangat mengejutkan,” tutur Elliot dikutip dari Metro.co.uk.

Elliot mengaku ia berbicara dengan neneknya lebih dari seminggu yang lalu. Saat itu, mereka sedang membersihkan kebunnya dan mengecat. “Ketika pertama kali mulai merasa sakit, dia mengira itu karena dia sedikit berlebihan,” bebernya.

Pasangan itu pertama kali bertemu ketika Pat berusia 16 tahun, dan Bryn berusia 22 tahun. Mereka kemudian bertunangan pada tahun 1957 dan menikah di Kapel Salem, Porth, pada 14 November 1959.

Mereka memiliki empat putra; Andrew, Barrie, Keith dan Bleddyn, serta dua putri Carolyn dan Claire, yang mereka jaga sejak usia enam bulan. Keduanya juga memiliki 11 cucu dan 12 cicit. “Rumah mereka penuh cinta,” kata Elliot.

“Mereka sangat bangga dengan keluarga mereka dan kami senang merayakan ulang tahun berlian mereka hanya beberapa bulan yang lalu. Nanny sangat gembira menerima kartu dari Ratu. Kami adalah keluarga yang sangat dekat,” kata Elliot.

Sebagian besar keluarga mereka tinggal berdekatan. Elliot sendiri mengaku tinggal di London, tetapi berbicara dengan mereka setiap hari dan mengunjungi mereka hampir setiap beberapa minggu sekali.

“Sangat memilukan karena kami tidak dapat melihatnya di rumah sakit. Tetapi kami tahu mereka mendapatkan perawatan terbaik. Kami hanya ingin memperingatkan orang agar tetap di rumah, dan sangat berhati-hati terhadap apa pun yang masuk ke rumah,” ujarnya.

Elliot mengaku pesan dukungan yang diterima keluarga membantu mereka di saat yang sulit ini. “Pesan dari semua orang benar-benar menyentuh dan membantu kami mengingat betapa indahnya kehidupan mereka,” kunci Elliot. (amr)

Bagikan berita ini:
10
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar