Nasib Honorer K2, Titi Purwaningsih: Merasakan Tidak Punya Uang Itu Bagaimana

Rabu, 15 April 2020 15:52

Ketum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia Titi Purwaningsih. Foto dok JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan pemerintah untuk mencairkan dana THR PNS, TNI, dan Polri golongan eselon III ke bawah membuat honorer K2 nelangsa.

Mestinya kata Ketum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih, pemerintah tidak hanya memikirkan PNS, TNI, Polri, yang sudah menerima gaji bulanan.

Honorer K2 umumnya dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) hasil seleksi tahap pertama Februari 2029 yang hingga saat ini belum mengantongi NIP, nyata-nyata bekerja dengan gaji rendah malah tidak diperhatikan.

“Ini kesempatan pemerintah untuk membuktikan kalau bersikap adil kepada rakyat. Kalau PP THR untuk PNS, TNI Polri dan pensiunan akan terbit bulan ini, moga-moga Perpres tentang Gaji dan Tunjangan PPPK juga terbit sehingga kami bisa ikut menikmati hak-hak PPPK,” kata Titi kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Rabu (15/4).

Dia menyatakan optimistis Presiden Jokowi segera menerbitkan Perpres tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

Mengingat dana untuk PPPK sudah ada, yang ditandai dengan dua regulasi Menteri Keuangan soal besaran gaji serta dan DAU tambahan bagi gaji PPPK hasil rekrutmen Februari 2019.

“Kalau memang dana PPPK dipakai buat corona, ya harusnya jatah untuk PNS juga jangan dicairkan. Harus sama-sama merasakan enggak dapat THR dan gaji ke 13. Merasakan tidak punya duit itu bagaimana. Bukan honorer K2 saja yang disuruh merasakan enggak digaji begini,” bebernya

Komentar


VIDEO TERKINI