Tiga Positif Covid-19, Saatnya Bersatu untuk Pontanakayyang

Rabu, 15 April 2020 21:11

MATENG, FAJAR.CO.ID – Sebanyak tiga warga Desa Pontanakayyang, Kecamatan Budong-budong, Mamuju Tengah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab.

Klaster ini muncul berawal dari satu pasien positif Covid-19 dari desa tersebut meninggal Jumat, 3 April lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, sebanyak 16 warga desa lainnya juga dinyatakan positif hasil rapid tes.

Masalah baru kini muncul, warga setempat merasa dikucilkan. Bahkan mendapat perlakuan buruk di luar. Hal ini dipaparkan seorang pemuda setempat, Irfan, Rabu, 15 April.

“Sebenarnya kondisi di dalam masih tenang. Tetapi yang jadi kendala, masyarakat luar yang terlalu berlebihan terhadap desa kami. Seolah-olah desa kami penuh dengan virus,” kata dia.

Pemrakarsa Gerakan Seribu Cinta untuk Pontanakayyang ini mangatakan salah seorang kerabatnya dari kampungnya itu datang di rumahnya di Mamuju, Selasa malam, 15 April.

“Tadi malam ada sepupu dari mateng, dia kesini (Mamuju-red), ke rumah mertuanya, baru beberapa menit duduk ditanya oleh pak RT, orang Pontanakayyang? Sepupu saya meng-iyakan, lalu pak RT meminta untuk pulang, bahaya itu kata pak RT setempat,” tutur Irfan.

Ketua Garda Nusantara Sulbar, Hasri Jack, mewarning pemerintah agar segera melakukan langkah taktis. “Edukasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang wabah ini, sehingga tidak terlalu membuat kepanikan yang berlebihan,” ujarnya.

Hasri juga mengharapkan agar pemerintah Mamuju Tengah segera  memberikan bantuan pangan dan kebutuhan lainnya. “Bagaimana pemerintah memberikan kebijakan alternatif yang cepat dirasakan ke masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
6
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar