Asyik Mancing, Guru SDN 3 Sirau Aminudin Terseret Banjir

Kamis, 16 April 2020 15:39

Ilustrasi-- Terjang banjir bandang terjadi di lebak Banten pada awal tahun (1 Januari 2020), mengakibatkan beberapa akse...

FAJAR.CO.ID, PURBALINGGA – Aminudin (30), seorang guru di SDN 3 Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Rabu (15/4) sore, ditemukan sudah tak bernyawa.

Warga RT 10 RW 3 Dusun Bandingan Desa Sirau itu meninggal karena terseret arus Sungai Tambra yang banjir saat korban sedang memancing ikan bersama temannya, Kiro (30), warga desa yang sama.

Menurut kesaksian Kiro di depan polisi, dirinya bersama korban memancing di tengah sungai, mulai pukul 14.00. Namun setengah jam kemudian, air tiba- tiba banjir. Karena kaget, keduanya terburu- buru menyelamatkan diri. Namun nahas, Aminudin terpeleset dan hanyut terbawa arus.

“Saya sempat bisa lari ke tepi meski kalang kabut. Saat itu saya tahu korban sudah terbawa arus. Saya akhirnya lari menuju ke pemuda yang sedang berjaga di posko Covid-19. Lalu diteruskan ke aparat desa dan polisi,” ungkapnya.

Kemudian turun polisi, TNI dan SAR serta relawan. Lalu dilakukan penyisiran, pada pukul 17.00, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 1 kilometer dari awal dia hanyut. Jenazah diperiksa tim medis dan diserahkan ke keluarga.

“Keluarga sudah menerima dan dimakamkan di pemakaman desa setempat,” imbuh Kiro dan tim SAR kemarin petang. (fin)

Komentar


VIDEO TERKINI