Lelah di Garis Depan, Rachland Nashidik: Saya Mau Melamar Jadi Stafsus Milenial

Kamis, 16 April 2020 14:17

Rachland Nashidik, Politikus Demokrat yang gencar berusara itu saat era SBY ketua umum, ada di posisi wasekjen. Namun ki...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Susunan kepengurusan Partai Demokrat periode 2020-2025 telah dibentuk oleh sang ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Beberapa nama baru masuk, namun ada juga nama-nama lama yang hilang dari kepengurusan.

Salah satunya, nama Rachland Nashidik. Politikus Demokrat yang gencar berusara itu saat era SBY ketua umum, ada di posisi wasekjen. Namun kini sudah tidak lagi namanya di kepengurusana DPP Partai Demokrat.

Rachlan tidak mempemasalahkan hal itu. Ia bersikap santai meski namanaya tak dimasukan oleh AHY dalam susunan kepengurusan partai Demokrat.

“Saya sudah lelah. Saya capek 10 tahun di frontline (garis depan). Karena Demokrat diserang 365 hari dalam setiap tahunnya‎,” ujar Rachland kepada JawaPos.com (grup fajar.co.id), Kamis (16/4).

Oleh sebab itu, Rachland berujar saat ini sudah saatnya para kader-kader muda ikut serta dalam kepengurusan tersebut menggantikannya. Sehingga bisa berjuang dalam membela partai berlogo bintang mercy ini.

“Waktunya bagi kader muda mengganti peran saya. Mereka jauh lebih bagus-bagus,” katanya.

Setelah tidak mendapatkan jabatan di Partai Demokrat ini periode 2020-2025, mantan aktivis 98 ini berseloroh selanjutnya dia akan fokus untuk bisa menjadi salah satu staf Presiden Joko Widodo (Jokowi)‎. “Saya mau melamar jadi stafsus milenial,” pungkasnya.

Adapun nama yang hilang dalam kepengurusan Partai Demokrat adalah, Hinca Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal. Kemudian, nama kader senior Syarief Hasan dan Nurhayati Ali Assegaf juga tidak dimasukan dalam kepengurusan. Dua orang itu sebelumnya menjabat wakil ketua umum.

Komentar


VIDEO TERKINI