Percayalah Jika Doa Lebih Kuat, Bala akan Tertolak

Kamis, 16 April 2020 14:19

Salah seorang jemaah memandangi Ka'bah dari dari balik lubang. (Foto/dok)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –– Di saat virus corona atau covid-19 mewabah di negeri ini, kita dianjurkan untuk banyak berdoa. Apalagi, wabah penyakit ini sudah ditetapkan menjadi bencana nasional oleh Pemerintah Indonesia.

Mengenai anjuran berdoa ini, Ibnu Qayyim Al Jauziyyah menyebutkan dalam kitabnya yang berjudul Terapi Penyakit Hati, doa merupakan obat yang paling banyak manfaatnya. Doa juga menangkal bala dan cobaan, mencegah dan menghilangkan musibah.

Doa juga dapat meringangkan musibah yang datang. Doa merupakan senjata orang mukmin. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Hakim dari Ali bin Abi Thalib RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya doa itu adalah senjata bagi orang yang beriman, tiang agama, dan sinar langit dan bumi.”

Terdapat tiga kategori keterkaitan doa dengan musibah yang menimpa:

1. Apabila doa lebih kuat, musibah bisa ditolak

2. Apabila doa lebih lemah daripada musibah, seseorang akan terus dirundung musibah. Meskipun demikian, walaupun lemah, doa masih bisa sedikit meringankan.

Baca Juga: Doa Pendek agar Terhindari Segala Musibah

3. Apabila sama-sama kuat, musibah dan doa akan saling menolak.

Dalam Kitab Al Hakim, diriwayatkan sebuah hadits dari Aisyah RA, Rasulullah bersabda:

“Kewaspadaanmu tidak ada gunanya dalam menghadapi takdir. Doalah yang berguna untuk mengantisipasi musibah yang turun maupun yang belum turun. Sesungguhnya musibah ketika turun dihadapi oleh doa dan keduanya bertarung hingga Hari Kiamat.”

Komentar