Percepatan Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483,74 Miliar

Kamis, 16 April 2020 10:23

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan realokasi anggaran untuk percepatan pemulihan ekonomi imbas dari pandemi virus corona atau Covid-19. Setelah dikalkulasi, besarannya Rp483,74 miliar atau setara 9,12% dari total APBN-P KKP tahun 2020.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan, menindaklanjuti Perpres No. 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020, Kementerian KKP telah melakukan realokasi anggaran sebesar Rp483,74 miliar.

“Menindaklanjuti kesimpulan raker sebelumnya pada 6 April untuk melakukan peningkatan anggaran bantuan pemerintah ke masyarakat kelautan dan perikanan, KKP telah melakukan realokasi anggaran sebesar Rp483,74 miliar,” ujar Menteri Edhy dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2020).

Lebih lanjut Edhy menjelaskan, anggaran tersebut dipakai untuk 23 kegiatan di antaranya bakti nelayan, bulan bakti karantina ikan, asuransi budidaya ikan, bantuan induk, benih, bibit rumput laut, pakan ikan, mesin pakan mandiri dan bahan baku, bantuan sarana mendukung revitalisasi tambak, perluasan Program Gemarikan, sarana rantai dingin, revitalisasi tambak, hingga Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR)

Menteri Edhy menerangkan, penerima bantuan tidak hanya masyarakat perikanan tapi juga tenaga medis dan pekerja harian lepas yang ikut kena dampak ekonomi imbas pandemi Covid-19.

“Untuk kegiatan bakti nelayan misalnya, kami menganggarkan Rp12,7 miliar lebih. Sedangkan perluasan Program Gemarikan dianggarkan lebih besar sekitar Rp20 miliar. Harapannya, kami dapat membantu menyerap produksi ikan dan olahan produk perikanan, sekaligus menyalurkannya pada masyarakat untuk pemenuhan gizi. Utamanya untuk tenaga medis dan pekerja harian lepas, diantaranya pengemudi taksi dan ojek online,” urainya.

Bagikan berita ini:
7
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar